PSI Perpanjang Pendaftaran Ketum, Kaesang Berpeluang Diganti
VISI.NEWS | BANDUNG - Hingga batas akhir pendaftaran calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 31 Mei 2025, belum ada satu pun nama yang secara resmi mendaftarkan diri. Akibatnya, partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 23 Juni 2025 mendatang. Perpanjangan ini membuka peluang bagi hadirnya figur baru, termasuk kemungkinan pergantian Kaesang sebagai ketua umum.
Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni, menyampaikan bahwa peluang pergantian Kaesang terbuka selama kandidat yang mendaftar memiliki visi dan misi yang sejalan dengan arah perjuangan PSI. “Sangat mungkin, asal visi dan misi sama dan pada saat mendaftar menjadi anggota PSI, kami menerima,” ujar Raja Juli kepada awak media di Jakarta, Sabtu (31/5/2025).
Raja Juli, yang kini juga menjabat Menteri Kehutanan di kabinet Presiden Prabowo Subianto, mengaku belum mengetahui siapa saja yang berencana maju sebagai calon ketua umum. Ketika ditanya apakah Kaesang akan kembali mencalonkan diri, ia hanya menjawab singkat, “Tanya beliau.”
Pemilihan Ketua Umum PSI tahun ini akan dilakukan melalui sistem pemilu raya, di mana setiap kader memiliki hak suara dalam proses pemilihan. Sistem ini mengusung mekanisme *one man one vote* yang memungkinkan seluruh anggota partai untuk terlibat langsung menentukan pemimpin tertinggi partai secara demokratis.
Menurut Raja Juli, sistem tersebut merupakan bentuk komitmen PSI terhadap prinsip partai modern dan demokratis. “Kami ingin PSI jadi partai di mana anggota diajak aktif menentukan arah partai ke depan,” kata dia. Hal ini juga sejalan dengan semangat inklusivitas yang kerap digaungkan PSI sejak awal berdirinya.
Hingga kini, belum ada satu pun nama yang secara resmi masuk sebagai calon ketua umum PSI. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa internal PSI masih dalam tahap konsolidasi, atau bahkan belum ada sosok yang benar-benar siap maju dalam kongres partai.
Menariknya, nama-nama besar seperti mantan Presiden Joko Widodo dan putranya, Kaesang Pangarep, juga belum menunjukkan niat untuk kembali bertarung dalam kontestasi internal tersebut. Kaesang sendiri menjabat Ketua Umum PSI sejak September 2023 dan menjadi figur penting dalam penguatan citra partai di kalangan pemilih muda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!