Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026

Program Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan, Aep Hendar Cahyad : 27.000 Debitur Baru BPR Kerta Raharja

ED
Kamis, 25 April 2024 | 15:13 WIB
Bagikan
Program Pinjaman Dana Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan, Aep Hendar Cahyad : 27.000 Debitur Baru BPR Kerta Raharja

"Kemarin kami ada koordinasi dengan BPK, kenapa bisa melebihi dari dana yang disetorkan oleh pemerintah daerah. Karena dana tersebut kami gulirkan kembali, jadi pihak BPK memahami dan mengerti tentang dana bergulir tersebut," tuturnya.

Aep mengungkapkan ada riak-riak dari masyarakat yang menyebutkan bahwa dana bergulir adalah dana hibah.

"Kami dengan segala macam cara. Kami memberikan sosialisasi ke desa-desa yang difasilitasi oleh kecamatan, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Bahwa itu adalah dana bergulir. Jadi bukan dana hibah. Dana yang harus disetorkan dan digulirkan lagi ke mereka karena ada perdanya," tuturnya.

Aep menjelaskan, masyarakat selaku pelaku usaha diawali dengan pinjaman sebesar Rp 2 juta dana pinjaman tanpa bunga dan tanpa pinjaman.

"Kalau lancar bisa sampai Rp 5 juta, tanpa bunga, tanpa jaminan. Setelah Rp 5 juta, Pak Bupati Bandung akan memberikan program KURDA (Kredit Usaha Rakyat Daerah). Mungkin bisa sampai Rp 500 juta, dengan bunga akan diset mungkin dibawah 5 persen. Sisanya, Pemkab Bandung akan memberikan subsidi lagi. Itu keinginan Kabupaten Bandung disitu," katanya.

Aep berharap masyarakat memahami bahwa dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan ini, bukan dana hibah.

"Dana hibah mungkin sekali lewat. Tetapi kalau dana bergulir ini, BPR membina UMKM. BPR membina para pengusaha kecil, yang notabene sudah terdampak oleh Covid-19. Nah itu mungkin solusinya dari Pemkab Bandung yang diarahkan oleh Pak Bupati Bandung yang sangat BEDAS kepada masyarakat," ungkapnya.

Tapi, imbuh dia, masyarakat juga harus ada timbal baliknya, bahwa ini untuk kepentingan mereka sendiri. "Supaya mereka itu bisa menjadi enterpreneur atau pengusaha-pengusaha yang jelas-jelas bisa menghidupi keluarganya," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.