Program Pentahelix Sungai Cisungalah Disambut Gembira Warga
Tokoh masyarakat Desa Panyadap, Abah Agung./visi.news/ist.
"Tapi dijadikan program rutin, minimal dua tahun sekali," harapnya lagi.
Abah Agung juga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung dapat melakukan pemeliharaan berkelanjutan terhadap aliran Sungai Cisungalah guna mengantisipasi pendangkalan yang berpotensi memicu banjir.
"Dengan harapan luapan air bisa diantisipasi, dan masyarakat bisa terselamatkan dari potensi banjir tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, ia meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung untuk melanjutkan penanganan melalui pemeliharaan tanggul atau tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik yang dinilai masih membutuhkan penguatan.
"Harapan lainnya, yang belum dibikinkan tanggul, untuk secepatnya dibikinkan tanggul," harapnya.
Selain itu, ia menilai penataan Sungai Cisungalah perlu dilakukan secara menyeluruh dari wilayah hulu hingga hilir agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
"Dengan harapan aliran Sungai Cisungalah bisa bersahabat dengan warga masyarakat sekitar. Kepada masyarakat, kami juga berharap tolong cintai Sungai Cisungalah, sehingga tidak membuang sampah sembarangan karena sungai bukan tempat pembuangan sampah. Untuk itu, kepada warga perlu diedukasi oleh para ketua RT, RW maupun pemerintah desa," harapnya lagi. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!