Program "Climate x" 2023 Diperbarui untuk COP28
VISI.NEWS | DUBAI - Global Alliance of Universities on Climate (GAUC), menjalin kemitraan strategis dengan UNESCO dan Asian Universities Alliance (AUA), memperbarui Program "Climate x" yang dilansir tahun lalu sebagai bentuk kontribusi terhadap kemajuan tata kelola iklim global, serta kesuksesan 2023 UN Climate Change Conference (COP28).
Program ini mengerahkan berbagai pemangku kepentingan global untuk membina pemimpin iklim masa depan. Fokus utamanya adalah perspektif sinergis antara perubahan iklim dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG) lainnya. Program Pelatihan Kepemimpinan "Climate x" 2023 (Pelatihan "Climate x"), program unggulan perdana dari "Climate x", telah disambut hangat oleh pemuda global. Hanya dalam satu minggu, lebih dari 1.000 mahasiswa di lebih dari 70 negara dan wilayah telah mendaftarkan diri.
"Aksi inovatif dan kontribusi pemuda dalam mempromosikan netralitas karbon, mengatasi perubahan iklim, serta mencapai SDG tergolong luar biasa," ujar Shahbaz Khan, Director, UNESCO Multi-sectoral Regional Office, Asia Timur, dan Perwakilan untuk Tiongkok, DPRK, Jepang, Mongolia, dan ROK. Hal ini disampaikan Khan dalam acara peluncuran Pelatihan "Climate x". "Organisasi internasional, aliansi lembaga pendidikan, pengambil kebijakan, serta sektor swasta harus bekerja sama dan menyediakan platform global bagi pemuda global. Dengan demikian, bakat-bakat muda ini memperoleh pencerahan, aspirasi mereka didengarkan, dan aksi mereka terlihat jelas."
Perubahan paradigma
Sebagai perubahan eksistensial, perubahan iklim sangat berkaitan dengan seluruh Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG), serta memiliki dampak transformatif di sektor sosial dan ekonomi. Maka, transisi menuju ekonomi yang berprinsip netralitas karbon merupakan perubahan paradigma yang menghadirkan model pembangunan baru.
Sesuai dengan tema yang diusung, Program "Climate x" menekankan sinergi antara perubahan iklim dan SDG lain, serta memiliki struktur tiga dimensi dalam menjangkau berbagai pemangku kepentingan. Di level nasional, Pelatihan ini ingin membina pemimpin iklim masa depan. Di level regional, Regional Forum on Climate Change akan mendorong kolaborasi ilmiah yang lebih luas. Di level internasional, Global Youth Climate Week, mekanisme terbaru yang digagas GAUC dan mitra globalnya, akan memperkuat aksi iklim pemuda di seluruh dunia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!