Prof Nuh Ajak Kepala Daerah Sukseskan Sekolah Rakyat : Pendidikan Kunci Pengentasan Kemiskinan
VISI.NEWS | JAKARTA - Upaya pengentasan kemiskinan memerlukan pendekatan khusus. Salah satunya melalui Sekolah Rakyat yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat sekaligus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2009-2014), Prof. Mohammad Nuh, menegaskan pengentasan kemiskinan tak bisa hanya dilakukan secara reaktif. Diperlukan pendekatan antisipatif melalui pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Yang sedang miskin tetap diselesaikan, tapi jangan sampai ada pendatang baru yang (miskin). Nah, mengantisipasi yang paling teruji dan terpuji itu ya melalui pendidikan,” ujar Nuh dikutip dari laman resmi Kemensos, Rabu (23/4/2025).
Lantaran itu, Nuh mendorong para kepala daerah untuk ikut berperan aktif dalam memutus rantai kemiskinan di wilayah masing-masing. Salah satu caranya dengan menyukseskan program Sekolah Rakyat.
“Kita mulai kepemimpinan panjenengan semua. Ayo, kita bebaskan lima keluarga, sepuluh keluarga hingga seratus (keluarga dari kemiskinan),” ajaknya.
Dalam kesempatan ini Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan komitmen pemerintah untuk menyejahterakan rakyat.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama dengan fasilitas lengkap dan standar internasional, untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Dibangun di atas lahan seluas 7 hingga 10 hektare, sekolah ini mampu menampung hingga 1.000 siswa. Targetnya, 200 titik Sekolah Rakyat akan berdiri tahun ini.
“Kira-kira 400 siswa untuk SD, 300 siswa untuk SMP, dan 300 siswa untuk SMA,” ujar Gus Ipul.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!