Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026

Produksi Tahu Tempe Mogok, Cucu : Pedagang Minta Produksi Tahu Tempe Tetap Jalan

ED
Kamis, 17 Februari 2022 | 12:20 WIB
Bagikan
Produksi Tahu Tempe Mogok, Cucu : Pedagang Minta Produksi Tahu Tempe Tetap Jalan

VISI.NEWS | BANDUNG - Salah satu penyebab mogoknya produksi tahu tempe yang terjadi saat ini di Jawa Barat (Jabar), akibat dari ketergantungan para pengrajin tahu tempe terhadap suplai kedelai impor, meski demikian, Anggota DPRD Jabar, Cucu Sugyati berharap mogoknya pengrajin tahu tempe tidak berlarut-larut.

Diketahui, ada dua faktor yang membuat harga kedelai naik yaitu, pandemi Covid-19 menyebabkan produksi tidak sebesar sebelum pandemi, kemudian logistik yang dibatasi, sehingga suplai terganggu.

"Kondisi ini memang sulit untuk diterima, namun sebagai wakil dari masyarakat Jabar, agar sama-sama bisa memahami dan menyikapi situasi sekarang ini," katanya, Kamis (17/2/2022).

Cucu berpesan agar pengrajin tahu tempe tetap berproduksi namun dilakukan secara penyesuaian volume misalnya, sehingga salah satu kebutuhan masyarakat ini tetap ada di pasaran.

"Seharusnya tetap produksi tinggal diatur volumenya, apakah berkurang dan naikan harga, tapi saya pikir harga juga perlu kita pertimbangkan jangan sampai melebihi harga umum," ujarnya.

Terlebih, menurut Cucu, Para pedagang di pasar tradisional menurutnya juga menyampaikan permintaan agar perajin tetap memproduksi tahu dan tempe.

"Buat pedagang mereka minta tetap ada, kalaupun harga naik harapannya tidak terlalu besar, kedua kalau tidak naik, dikecilin gak papa yang penting tersedia, artinya masih ada berjualan hari ini," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.