Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Produk Pangan Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp89,5 M di Taiwan

Desi Rossilawati
Jumat, 3 Juli 2026 | 12:32 WIB
Bagikan
Produk Pangan Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp89,5 M di Taiwan

Pelaku usaha asal Indonesia memamerkan produk pangan yang tergabung dalam Paviliun Indonesia saat pameran Food Taipei Mega Show 2026 di Taiwan pada 24-27 Juni 2026./visi.news/Kemendag.

VISI.NEWS - Produk pangan Indonesia mencatatkan potensi transaksi senilai 5 juta dolar AS atau sekitar Rp89,5 miliar melalui keikutsertaan Paviliun Indonesia dalam ajang Food Taipei Mega Show 2026 di Taiwan.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan capaian tersebut diperoleh dari partisipasi pelaku usaha Indonesia dalam pameran yang berlangsung di Taiwan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyebut capaian itu menunjukkan peningkatan kepercayaan pasar terhadap produk Indonesia.

"Potensi transaksi sebesar 5 juta dolar AS menunjukkan produk pangan Indonesia memiliki kualitas, nilai tambah, dan daya saing yang semakin diakui di pasar Taiwan," kata Puntodewi dalam keterangannya dikutip, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Kemendag, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Akademi Mudah Ekspor (AME), pelaku usaha, hingga mitra strategis di Taiwan.

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei Arif Sulistiyo menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas pasar ekspor dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli potensial.

Sebanyak 20 pelaku usaha Indonesia turut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai produk pangan unggulan seperti sarang burung walet, boga bahari (seafood), makanan ringan berbahan buah, mi rendah kalori, madu, kopi, rempah-rempah, saus dan bumbu premium, gula kelapa sagu, serta produk olahan perikanan.

Arif menyebut sejumlah produk tersebut menjadi yang paling diminati pengunjung pameran.

"Taiwan merupakan pasar yang strategis bagi Indonesia. Dengan jumlah penduduk sekitar 23 juta jiwa dan daya beli masyarakat tinggi, Taiwan menjadi tujuan ekspor potensial, sekaligus pintu masuk bagi produk Indonesia untuk memperluas penetrasi ke kawasan Asia Timur," kata Arif.

Berdasarkan data Kemendag, total perdagangan Indonesia dengan Taiwan pada Januari–April 2026 tercatat sebesar 3,10 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia sebesar 1,59 miliar dolar AS dan impor 1,51 miliar dolar AS, sehingga Indonesia mencatat surplus 80 juta dolar AS.

Sementara itu, total perdagangan Indonesia dengan Taiwan pada 2025 mencapai 9,95 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia sebesar 5,54 miliar dolar AS dan impor 4,41 miliar dolar AS, sehingga menghasilkan surplus 1,13 miliar dolar AS.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.