Pria Kanada Ramal Gempa M9 di Indonesia, Ini Kata BMKG
Wilayah Cincin Api Pasifik./visi.news/IABI.
"Ramalan itu kebetulan saja. Secara rata-rata di Indonesia terjadi dua kali gempa per tahun dengan magnitudo kurang dari tujuh," katanya.
Wijayanto juga menyebut Indonesia sepanjang 2026 hingga Agustus telah mengalami dua kejadian gempa dengan kekuatan di atas Magnitudo 7.
"Bahkan, menurut data BMKG, sepanjang tahun 2026 hingga bulan Agustus ini, Indonesia sudah mencatat dua kali kejadian gempa dengan kekuatan di atas Magnitudo 7, yakni di wilayah Flores dan Maluku Utara," sambung Wijayanto.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi mengenai prediksi gempa yang beredar di media sosial, terutama informasi yang belum terverifikasi.
Wijayanto meminta masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana gempa bumi.
"Masyarakat Indonesia diimbau agar tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar melalui media sosial," tutur Wijayanto.
Menurut dia, masyarakat sebaiknya tidak berfokus pada ramalan gempa, tetapi meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko apabila gempa terjadi.
"Langkah mitigasi yang dapat dilakukan seperti pengetahuan cara selamat, langkah evakuasi, perkuatan bangunan, penguatan rambu evakuasi, dan lain-lain," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!