Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pria di Jakbar Jadi Korban Pengeroyokan Rekannya, Diduga Gegara Masalah Utang

Desi Rossilawati
Minggu, 22 Desember 2024 | 23:00 WIB
Bagikan
Pria di Jakbar Jadi Korban Pengeroyokan Rekannya, Diduga Gegara Masalah Utang

VISI.NEWS | JAKARTA - Seorang pria menjadi korban pengeroyokan oleh rekannya setelah terlibat masalah utang. Korban, yang berinisial TG, awalnya bermaksud baik meminjamkan uang kepada salah satu pelaku. Namun, alih-alih mendapatkan pengembalian uang, TG justru menerima tindakan kekerasan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, korban telah melapor ke Polres Metro Jakarta Barat. Dia menyebut, ada beberapa yang menjadi terlapor dalam kasus ini, dua diantaranya I, T dan D.

"Benar ada kejadian tersebut," ujar dia dalam keterangannya, Minggu (22/12/2024).

Ade Ary menyebut, dugaan pengeroyokan dipicu kesalahpahaman antara terduga pelaku dengan korban.

Adapun, adik salah satu terlapor memiliki utang dengan korban. Di situ, korban meminta jaminan telepon genggam sampai hutangnya dilunasi.

"Awal kejadian adik terlapor memilki hutang kepada pelapor dan pelapor menahan handphone milik adiknya sebagai jaminan terkait hutang tersebut," ujar Ade Ary.

Namun, adik salah satu terlapor mengarang cerita seolah-olah telepon genggam dirampas oleh korban. Hal itu memicu emosi dari para pelaku.

"Adik terlapor bercerita kepada para terlapor yang merupakan kakaknya, bahwa pelapor telah merampas handphone miliknya," ucapnta.

Korban Alami Luka-Luka

Ade Ary mengatakan, para terduga pelaku menghampiri korban yang sedang berada di Jalan Timbul Jaya, Duri Kosambi Cengkareng Jakbar. Di sana, korban dikeroyok oleh para terlapor. "Terlapor mendatangi TKP dan Langsung melakukan pengeroyokan terhadap pelapor," ucapnya. Ade Ary mengatakan, korban alami luka-luka akibat insiden ini. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan. "Korban mengalami luka memar di sekitar wajah, bibir dan kaki. Sekarang lagi dilakukan pengusutan lebih lanjut oleh Polres Metro Jakbar," tandasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.