Prajurit TNI Keroyok Relawan Ganjar-Mahfud, Ini Penjelasan Kodam Diponegoro
Sementara itu, salah satu korban penganiayaan, Agus Setiawan, mengaku bahwa dirinya dan temannya, Rizky Pratama, adalah relawan pasangan Ganjar-Mahfud. Ia mengatakan, mereka baru saja mengikuti deklarasi dukungan untuk pasangan nomor urut 01 itu di Alun-alun Boyolali. "Kami tidak tahu kalau itu markas TNI. Kami hanya lewat saja dan tidak ada maksud apa-apa. Tiba-tiba kami dikeroyok dan dipukuli tanpa alasan yang jelas," ujar Agus di RSUD Boyolali.
Agus mengatakan, akibat penganiayaan itu, ia mengalami luka lebam di wajah dan tubuhnya, serta patah tulang rusuk. Sedangkan Rizky mengalami luka robek di bibir dan hidungnya. "Kami minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Ini kan melanggar hak asasi manusia dan mengancam demokrasi," tuntut Agus.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!