Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab atas Pembiayaan Proyek Kereta Cepat Whoosh

ED
Rabu, 5 November 2025 | 12:37 WIB
Bagikan
Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab atas Pembiayaan Proyek Kereta Cepat Whoosh

Prabowo juga menegaskan pentingnya mencegah penyelewengan dan korupsi dalam pengelolaan keuangan negara. "Kita sungguh-sungguh harus hentikan penyelewengan dan korupsi. Uang rakyat enggak boleh dicuri, karena akan kita kembalikan kepada pelayanan untuk rakyat," katanya dengan tegas.

Proyek Whoosh dimulai pada tahun 2016 dan diresmikan pada tahun 2023. Namun, proyek yang digadang-gadang akan mempercepat perjalanan Jakarta-Bandung ini kini tengah mengalami masalah utang yang cukup besar, yaitu sebesar Rp118 triliun. Polemik terkait pembiayaan proyek ini pun masih terus bergulir, sementara pemerintah dan Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI) tengah mencari solusi terbaik.

Pada 3 Oktober 2025, setelah rapat terbatas dengan Presiden di Istana Kepresidenan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan bahwa negara akan hadir untuk menyelesaikan permasalahan pembiayaan proyek Whoosh. AHY juga menegaskan bahwa APBN akan menjadi bagian dari solusi dalam menyelesaikan masalah tersebut.

"APBN juga pasti akan menjadi bagian, tetapi untuk secara spesifiknya nanti akan kami sampaikan," ungkap AHY, menambahkan bahwa pembicaraan lebih lanjut akan dilakukan untuk menemukan solusi yang tepat bagi kelangsungan proyek yang ambisius ini.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.