Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Prabowo Targetkan 200 Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem

Desi Rossilawati
Senin, 19 Mei 2025 | 18:30 WIB
Bagikan
Prabowo Targetkan 200 Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin Ekstrem
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah menargetkan pembangunan 200 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. "Direncanakan yang 100 adalah sekolah rakyat yang dibangun APBN dalam hal ini akan dikelola akan didukung oleh Kementerian PU kemudian 100 lagi itu partisipasi dan dukungan swasta akan didukung Kemensesneg dan Kemen BUMN," ujar Agus dalam rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (19/5/2025). Ia mengatakan, Pak Presiden menargetkan 100 sekolah dibangun setiap tahun agar di tiap kabupaten/kota ada minimal satu Sekolah Rakyat. Hingga pertengahan Mei, sebanyak 63 titik pembangunan Sekolah Rakyat telah disiapkan dan direncanakan mulai beroperasi pada Juli 2025. Agus juga menjelaskan bahwa guru-guru yang ditugaskan di Sekolah Rakyat diprioritaskan dari kalangan ASN P3K, baik penuh maupun paruh waktu, serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diseleksi. Sementara itu, Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ditujukan untuk peserta didik dari kelompok ekonomi terbawah, yakni desil 1 dan 2, sesuai data kemiskinan ekstrem nasional. "Tidak setiap orang daftar terus bisa diterima, tapi dipastikan dulu yang miskin ekstrem," tegas Gus Ipul dalam kunjungannya di Yogyakarta (3/5/2025). Sekolah Rakyat akan melayani jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA, dengan pendekatan inklusif dan holistik guna mengurangi angka putus sekolah di kelompok paling rentan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.