Prabowo: Pemerintah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan
Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Jumat (14/8/2026)./visi.news/setkab.go.id
Di sektor energi, pemerintah juga mulai mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel dengan campuran biodiesel B50.
Sejak 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri. Kebijakan tersebut disebut berhasil menghemat devisa sebesar Rp170 triliun atau sekitar USD9,5 miliar.
“Ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ini rangsangan untuk kita bekerja lebih keras lagi. Karena kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan. Kemerdekaan adalah apa yang dirasakan rakyat,” tegas Prabowo.
Prabowo mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjalankan mandat rakyat dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
“Saya tidak menerima mandat dari rakyat untuk menjelaskan mengapa masalah tidak dapat diselesaikan. Saya menerima mandat dari rakyat justru untuk menyelesaikan masalah-masalah dan kesulitan-kesulitan rakyat,” ujarnya.
Paparkan Sejumlah Capaian Pemerintah
Dalam pidatonya, Prabowo juga menegaskan bahwa pembangunan Indonesia bukan pekerjaan Presiden seorang diri. Pembangunan merupakan hasil kerja bersama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat.
Sejumlah capaian lain yang disampaikan Prabowo meliputi, pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, perbaikan 71.744 sekolah pada 2026, serta perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis yang hingga kini telah menjangkau 108 juta orang.
Meski memaparkan berbagai capaian, Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh berpuas diri karena masih terdapat sejumlah persoalan yang harus diselesaikan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!