Prabowo Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Kepintaran
VISI.NEWS | CILACAP - Presiden RI, Prabowo Subianto, menyoroti peran kelompok masyarakat yang dinilai memiliki kemampuan intelektual tinggi agar tidak menyalahgunakan kepintaran untuk tindakan yang merugikan bangsa. Pesan tersebut disampaikan dalam acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa kepintaran seharusnya digunakan untuk memperkuat negara, bukan justru dimanfaatkan untuk praktik yang merugikan rakyat maupun memperkaya pihak lain di luar negeri. Ia menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan sumber daya dan kekayaan nasional.
"Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menipu rakyat dan bangsa. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain. Kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri," ujar Prabowo dikutip, Kamis (30/4/2026).
Dari sisi konteks kebijakan, pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum peluncuran proyek hilirisasi nasional, yang merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi serta mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
Dalam analisisnya, pesan Presiden ini dapat dibaca sebagai penegasan kembali pentingnya tata kelola ekonomi yang bersih dan berorientasi pada kepentingan nasional. Hilirisasi yang sedang didorong pemerintah membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam pengelolaan proyek strategis.
Pernyataan tersebut juga menyinggung isu klasik dalam pembangunan ekonomi, yakni potensi kebocoran nilai ekonomi ke luar negeri akibat praktik korupsi, penyalahgunaan kewenangan, atau ketergantungan pada pihak asing dalam rantai nilai industri.
Dengan menempatkan isu integritas sebagai bagian dari agenda hilirisasi, pesan Prabowo sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh investasi dan teknologi, tetapi juga oleh moralitas dan etika para pelaku yang terlibat di dalamnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!