PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi
BDC's Power Core 5.0 module. /visi.new/ist
Dengan konsep tersebut, tim di lapangan hanya perlu melakukan penyambungan kabel utama ketika modul tiba di lokasi. Pendekatan ini mengurangi risiko kesalahan instalasi sekaligus meningkatkan konsistensi kualitas dibandingkan metode pembangunan tradisional yang sebagian besar dilakukan langsung di lokasi proyek.
PowerCore 5.0 juga dirancang menggunakan rangka kontainer standar ISO berukuran 40 kaki sehingga dapat dikirim menggunakan jaringan logistik internasional tanpa memerlukan pengiriman khusus untuk muatan berukuran besar.
Standarisasi tersebut memungkinkan proses distribusi lintas negara menjadi lebih cepat karena mengurangi biaya transportasi, mempercepat proses kepabeanan, dan memudahkan implementasi di berbagai kawasan. Modul ini juga telah dirancang agar memenuhi standar iklim dan regulasi industri di berbagai pasar utama tempat BDC beroperasi.
Keunggulan lainnya adalah kemampuan mempercepat pembangunan pusat data. Karena proses fabrikasi dilakukan di pabrik secara bersamaan dengan pekerjaan sipil di lokasi proyek, waktu penyelesaian keseluruhan dapat dipangkas lebih dari 50 persen dibandingkan metode pembangunan konvensional.
Model tersebut memungkinkan pembangunan kampus pusat data berskala besar dilakukan secara bertahap dengan pemasangan modul setiap dua minggu, sehingga kapasitas komputasi AI dapat ditingkatkan lebih cepat sesuai kebutuhan pelanggan.
Inovasi lain yang dihadirkan adalah sistem perawatan tanpa menghentikan operasional pusat data. Untuk pertama kalinya, komponen penting seperti UPS, transformator, dan sistem pendingin dipasang menggunakan rel geser (slide-out rails), sehingga teknisi dapat menarik keluar komponen tertentu untuk diperbaiki atau diganti tanpa memutus pasokan listrik ke pusat data.
Teknologi tersebut memungkinkan klaster komputasi AI tetap beroperasi selama proses pemeliharaan berlangsung, sebuah aspek yang sangat penting mengingat pusat data AI harus bekerja selama 24 jam tanpa gangguan.
Chief Technology Officer Bridge Data Centres, Zhang Binghua, mengatakan pertumbuhan industri AI telah mengubah kebutuhan infrastruktur pusat data secara drastis.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!