Posko Pengaduan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat Dipadati Wali Murid
VISI.NEWS | JAKARTA – Posko pengaduan yang dibuka oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat dipadati ratusan orang tua murid sejak pagi hari, Senin (16/6). Posko ini dibuka untuk menampung berbagai keluhan teknis dari para calon murid dan wali murid selama proses pendaftaran sekolah yang dilakukan secara daring (online).
Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sudah ada 150 orang tua yang mengambil nomor antrean. Lonjakan jumlah pengunjung membuat panitia akhirnya menutup antrean untuk hari itu guna menghindari penumpukan dan memastikan semua pengaduan dapat ditangani dengan maksimal.
Di lokasi, para orang tua tampak saling bertukar keluhan dan membicarakan berbagai kendala yang mereka hadapi selama proses pendaftaran. Banyak dari mereka datang dengan membawa dokumen dan bukti-bukti yang diperlukan untuk mengoreksi kesalahan teknis.
Salah satu pengunjung, Hani, mengaku datang karena kesalahan saat memilih jalur pendaftaran. “Saya salah jalur. Harusnya daftar ke jalur akademik tapi kemarin malah ke jalur non-akademik. Ini udah nyangkut, takutnya kalau enggak diganti nanti anak saya malah enggak diterima,” ujarnya.
Hani berharap, kesalahan yang terjadi dapat segera digugurkan oleh petugas posko, sehingga dirinya bisa mendaftar ulang melalui jalur yang sesuai. Ia mengaku panik dan memilih datang langsung ke posko untuk mendapatkan solusi yang cepat.
Kasus serupa juga dialami Rini, yang tengah membantu proses pendaftaran keponakannya. Ia mengalami kendala terkait surat pernyataan yang harus ditandatangani sesuai dengan format terbaru. “Saya tandatangan di surat model lama, ternyata sekarang yang dipakai yang PMB, bukan PPDB. Jadi harus bikin baru, tapi disuruh ke posko dulu,” jelasnya.
Petugas posko tampak terus menerima keluhan hingga pukul 14.00 WIB. Proses verifikasi dan konsultasi dilakukan satu per satu, menyesuaikan dengan keluhan dari masing-masing orang tua murid.
Posko pengaduan tersebut hanya akan beroperasi hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya. Pihak Sudin Pendidikan mengimbau masyarakat untuk datang lebih pagi jika ingin mendapatkan nomor antrean dan pelayanan maksimal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!