Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026

Populasi Penduduk di Kabupaten Bogor Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi

ED
Kamis, 4 November 2021 | 18:03 WIB
Bagikan
Populasi Penduduk di Kabupaten Bogor Jadi Kendala Percepatan Vaksinasi

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jabar, Haji Kusnadi membeberkan kendala percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bogor, yang tidak lain akibat padatnya populasi jumlah penduduk yang mencapai 5,4 juta jiwa atau sekitar 11,24 persen dari jumlah penduduk di Jabar.

Selain itu luas wilayah yang setara dengan satu Provinsi Sumatera Barat, membuat pencapaian target realisasi pemberian dosis di Kabupaten Bogor menjadi terhambat, maka dianggap wajar ketika kabupaten yang di pimpin oleh Bupati Ade Yasin itu bersetatus PPKM Level 3.

"Informasi yang saya peroleh, Kabupaten Bogor itu sudah merealisasikan vaksinasi sebesar 50 persen dan untuk lansia sebesar 40 persen, namun setatus level PPKM nya hingga saat ini masih Level 3," katanya.

Politisi Golkar Dapil Kabupaten Bogor tersebut mengungkapkan, syarat untuk kenaikan level itu salah satunya diketahui ketika suatu daerah sudah mencapai target pemberian vaksinasi minimal 50 persen dari jumlah penduduk dan 40 persen pencapaian pemberian dosis terhadap lansia di daerah tersebut.

"Kabupaten Bogor ini kan sudah mencapai 50 persen, dan 40 persen lansia, tapi kita serahkan penilaian terhadap pemerintah pusat, apakah kemudian Kabupaten Bogor sudah bisa naek ke Level 2 atau belum," ungkap Kusnadi.

Kepada VISINEWS, Kamis (4/11/21), Kusnadi menjelaskan, tingginya jumlah penduduk, menjadikan Kabupaten Bogor memiliki target vaksinasi terbanyak, yakni 4,2 juta jiwa atau 8,5 juta dosis vaksin. Untuk bisa mencapai target tersebut tentunya Kabupaten Bogor harus mempunyai nakes yang memadai sehingga bisa menjangkau ke pelosok - pelosok desa.

"Informasinya jumlah nakes di Kabupaten Bogor terbatas, jadi untuk menjangkau ke pelosok - pelosok desa cukup terhambat, apalagi di Kabupaten Bogor, masih banyak warga yang jalan kaki untuk mencapai lokasi tempat vaksinasi," jelasnya.

Sehingga lanjut Kusnadi, untuk mengadakan vaksinasi di desa-desa, terutama di daerah pelosok harus dilakukan secara jemput bola atau door to door.

"Kesulitan ini juga dikeluhkan para kepala desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor, salah satunya Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari, Cariu dan Nanggung," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.