Polresta Bandung Tangkap 3 Tersangka yang Sebabkan Korban Tewas Ditusuk, Ini Motifnya
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 11 Agustus 2025 | 17:55 WIB
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Peristiwa tragis menggemparkan warga Kutawaringin Kabupaten Bandung, setelah seorang pria berinisial S ditemukan tewas dengan luka tusuk di sisi kanan dada, menembus paru-paru.
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk diautopsi.
Dari hasil pemeriksaan awal, luka tusuk tersebut diduga menjadi penyebab kematian korban.
“Dari data yang kami kumpulkan, korban berinisial S, warga Kutawaringin. Di TKP kami juga menemukan ponsel milik korban,” ujar Kombes Pol Aldi pada Senin (11/8/2025).
Awal Mula Kasus
Penyelidikan intensif dilakukan oleh tim gabungan Satuan Reskrim Polresta Bandung dan Polsek Soreang. Delapan orang diamankan, terdiri dari tujuh laki-laki dan satu perempuan. Dari jumlah tersebut, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka utama, salah satunya pelaku langsung penusukan. Berdasarkan keterangan awal, kasus ini dipicu oleh perselisihan antara korban dan seorang perempuan berinisial S. Perempuan tersebut menceritakan masalahnya kepada seorang teman berinisial U, yang kemudian terdengar oleh pamannya. Paman S lalu menghubungi korban dan mengatur pertemuan di lokasi kejadian, membawa dua rekannya.Eksekusi Penyerangan
“Sesampainya di lokasi, ketiga pelaku langsung melakukan penyerangan terhadap korban hingga menusuknya. Korban terjatuh di belakang lokasi kejadian dan meninggal dunia di tempat,” jelas Aldi. Para pelaku diketahui berasal dari wilayah berbeda satu dari Bandung Barat dan dua dari Cimahi. Sementara lima orang lainnya masih diperiksa intensif untuk mengetahui peran mereka.Dugaan Pembunuhan Berencana
Polisi menduga kasus ini mengarah pada tindak pidana pembunuhan berencana, mengingat pelaku datang ke TKP dengan membawa senjata tajam. “Kami kemungkinan akan menerapkan Pasal 340 KUHP. Ada indikasi niat menghabisi korban,” tegas Kapolresta Bandung. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan ilmiah (scientific crime investigation) untuk memperkuat pembuktian dan mengungkap motif secara detail. @gvrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!