Polres Garut: Pendopo Tetap Dibuka, Penyelidikan Tragedi Pernikahan Berlanjut
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 21 Juli 2025 | 10:00 WIB
VISI.NEWS | GARUT - Gerbang barat Pendopo Kabupaten Garut tetap dibuka untuk umum meski telah terjadi insiden kericuhan yang menewaskan tiga orang saat pesta rakyat pernikahan putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, menyatakan tidak ada pemasangan garis polisi karena olah TKP sudah dilakukan pada Jumat (18/7/2025) malam.
"Masyarakat tetap bisa melewati dan beraktivitas di pendopo," ujarnya di Garut, Minggu (20/7/2025).
Polda Jawa Barat dan Polres Garut saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kericuhan. Polisi memastikan tetap melakukan pemantauan di kawasan pendopo, terutama di area gerbang yang menjadi titik insiden.
Kericuhan terjadi pada Jumat (18/7/2025) pukul 13.00 WIB saat warga berebut masuk ke pendopo untuk mengikuti resepsi pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Massa berdesakan masuk sehingga banyak orang terjatuh dan terinjak, termasuk anak-anak dan ibu-ibu. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia, yaitu seorang anak, seorang wanita dewasa, dan anggota Polres Garut, Bripka Cecep Saipul.
Rangkaian acara pernikahan langsung dihentikan setelah kejadian tersebut dan polisi melakukan olah TKP serta pengamanan lokasi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!