Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Polisi Bongkar Jaringan Kokain Eksklusif di Aceh, 24 Kg Disita

Desi Rossilawati
Jumat, 18 April 2025 | 15:16 WIB
Bagikan
Polisi Bongkar Jaringan Kokain Eksklusif di Aceh, 24 Kg Disita
VISI.NEWS | ACEH - Jaringan peredaran kokain berskala besar berhasil diungkap polisi di wilayah Langsa, Aceh. Dari operasi yang dilakukan sejak Februari, petugas menyita total 25 kilogram kokain dan menahan enam orang tersangka. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menyebut bahwa peredaran kokain di Indonesia masih tergolong langka. Hal itu disebabkan tingginya harga kokain jika dibandingkan dengan narkotika jenis lain. "Kokain itu dari harga cukup mahal dan diidentifikasi penggunanya kelompok tertentu," ujar Brigjen Eko, Jumat (18/4/2025). Pengungkapan berawal dari penyelidikan intensif yang dilakukan Satresnarkoba Polres Langsa bersama Ditresnarkoba Polda Aceh. Tim gabungan menangkap dua tersangka di Langsa Lama, yang membawa kokain dalam ransel. Pengembangan kasus membawa polisi ke lokasi lain, termasuk penggerebekan rumah di Aceh Tamiang yang dihuni tiga nelayan yang turut diamankan. Selanjutnya, seorang pengedar bernama Swandi ditangkap di wilayah Pangkalan Susu, Sumatera Utara. Di rumahnya, petugas menemukan 24 kilogram kokain yang rencananya akan dijual seharga Rp 100 juta per kilogram. "Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Kita juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya yang terkait dalam kasus ini," kata AKBP Andy Rahmansyah, mantan Kapolres Langsa yang kini menjabat Wadir Reskrimum Polda Aceh. Keenam tersangka kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati hingga penjara seumur hidup. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.