Pochettino Belum Pastikan Masa Depan Bersama Timnas AS
Mauricio Pochettino./visi.news/AFP.
VISI.NEWS - Mauricio Pochettino belum memastikan masa depannya sebagai pelatih tim nasional Amerika Serikat setelah timnya tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih asal Argentina itu memilih menunda pembahasan mengenai kontrak barunya usai kekalahan telak 1-4 dari Belgia di Seattle, Selasa (7/7/2026) pagi.
Kontrak Pochettino bersama Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) akan berakhir setelah Piala Dunia 2026. Meski demikian, sejumlah laporan menyebut USSF telah menawarkan perpanjangan kontrak agar mantan pelatih Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Paris Saint-Germain tersebut tetap menangani tim hingga Piala Dunia 2030.
Menanggapi spekulasi tersebut, Pochettino menegaskan saat ini bukan waktu yang tepat membahas masa depannya.
"Kami telah membangun hubungan yang baik. Tapi, sekarang bukan saatnya membicarakan hal itu. Saat ini yang kami butuhkan adalah beristirahat sejenak dan memulihkan diri," ujar Pochettino dikutip dari Reuters, Selasa (7/7/2026).
Di bawah kepemimpinan Pochettino, Amerika Serikat berhasil finis sebagai juara Grup D sebelum menyingkirkan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Namun, langkah mereka terhenti setelah kalah 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar.
Meski kecewa dengan hasil tersebut, pelatih berusia 54 tahun itu menilai timnya telah menunjukkan perkembangan positif selama hampir satu tahun terakhir.
"Perkembangan tidak terjadi seperti roket yang melesat dalam sekejap. Dalam satu tahun saya melihat tim ini sudah mampu memainkan sepak bola yang baik. Kami bisa bersaing, dan ada generasi muda yang terus bermunculan," katanya.
Pochettino menilai pembangunan sebuah tim nasional membutuhkan proses yang panjang dan tidak bisa dinilai hanya dari hasil satu turnamen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!