PMII Jabar Deklarasikan Dasasila Pergerakan untuk Kedamaian dan Keadilan Global

Desi Rossilawati
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:51 WIB
Bagikan
PMII Jabar Deklarasikan Dasasila Pergerakan untuk Kedamaian dan Keadilan Global

Ketua PKC PMII Jawa Barat Rusli Hermawan./visi.news/ist.

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat resmi melantik Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Barat di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026).

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga dimaknai sebagai momentum ideologis untuk menegaskan arah pergerakan di tengah dinamika global yang terus berubah.

Dalam momentum tersebut, PMII Jawa Barat menghidupkan kembali semangat The Spirit of Bandung yang merujuk pada Konferensi Asia-Afrika 1955 di Gedung Merdeka, Bandung. Pada peristiwa bersejarah itu, 29 negara Asia dan Afrika menegaskan sikap bersama untuk menolak kolonialisme dan memperjuangkan kesetaraan, kedaulatan, serta solidaritas antarbangsa melalui prinsip Dasa Sila Bandung.

Semangat tersebut kini kembali diangkat sebagai kerangka berpikir organisasi dalam merespons tantangan global modern, seperti ketimpangan ekonomi, dominasi teknologi dan data, hingga praktik hegemoni dalam narasi demokrasi.

Dalam konteks tersebut, PKC PMII Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ketua Rusli Hermawan merumuskan dan mendeklarasikan sebuah dokumen ideologis bernama Dasasila Pergerakan, yang secara resmi diserahkan kepada Ketua Umum PB PMII sebagai kontribusi pemikiran dari Jawa Barat untuk gerakan nasional maupun global.

Dokumen ini mengusung semangat bahwa Dasasila Pergerakan merupakan kristalisasi nilai dan arah gerakan PMII Jawa Barat. Hal tersebut menegaskan bahwa PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai subjek sejarah yang berpihak pada kemanusiaan, keadilan global, dan kedaulatan bangsa.

1. Kemanusiaan adalah dasar tertinggi pergerakan, dan setiap tatanan nasional maupun global harus diukur dari kemampuannya melindungi martabat manusia.

2. Kedaulatan bangsa adalah syarat utama keadilan, dan karena itu segala bentuk penguasaan atas wilayah, sumber daya, serta kebijakan global dan nasional yang eksploitatif harus ditolak.

3. Setiap bangsa memiliki kedudukan yang setara, dan tidak boleh ada bangsa besar yang merasa berhak menentukan nasib bangsa lain.

4. Pergerakan menolak intervensi yang eksploitatif dalam segala bentuknya, baik yang datang melalui senjata, utang, pasar, teknologi, maupun narasi demokrasi yang manipulatif.

5. Setiap bangsa berhak menentukan jalan sejarahnya sendiri tanpa dipaksa tunduk pada kepentingan geopolitik kekuatan besar.

6. Persekutuan global tidak boleh menjadi alat hegemoni, dan setiap blok kekuatan yang menindas bangsa lemah harus dikritik secara moral dan politik.

7. Perang, agresi, dan pendudukan adalah musuh kemanusiaan dan tidak pernah dapat dibenarkan dengan dalih apa pun.

8. Perdamaian global harus dibangun di atas keadilan global, bukan di atas penyerahan, ketakutan, atau kompromi terhadap penindasan.

9. Solidaritas global adalah jalan sejarah bangsa-bangsa tertindas untuk melawan imperialisme lama maupun kolonialisme bentuk baru.

10. Menegakkan kedaulatan ekonomi nasional berbasis Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi ketahanan bangsa.

Pelantikan ini menjadi penanda bahwa PMII Jawa Barat mengambil posisi tegas di tengah krisis global. Dari Bandung ruang yang pernah melahirkan keberanian dunia PMII menegaskan kembali bahwa pergerakan tidak boleh netral terhadap ketidakadilan.

Rusli Hermawan menegaskan bahwa Dasasila Pergerakan bukan sekadar dokumen normatif, melainkan kompas ideologis dan arah praksis gerakan dalam membangun peradaban yang adil, berdaulat, dan bermartabat.

Dari Bandung, pesan itu kembali ditegaskan: jika dunia tidak memberi ruang yang adil, maka pergerakan harus menciptakannya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.