Plt. Camat Bojongsoang: Jembatan Apung Cijeruk Sudah Dibongkar

Desi Rossilawati
Kamis, 29 Mei 2025 | 09:08 WIB
Bagikan
Plt. Camat Bojongsoang: Jembatan Apung Cijeruk Sudah Dibongkar

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Jembatan Apung Cijeruk di Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, sudah dilakukan pembongkaran pada Minggu (25/5/2025).

Hal itu diungkapkan Plt. Camat Bojongsoang Asep Kurniawan pada Rabu (28/5/2025). Sebelumnya, Jembatan Apung Cijeruk sempat viral di media sosial karena kondisinya miring pada bagian tengah dan sempat ditutup.

"Jembatan Apung Cijeruk sudah dilakukan pembongkaran pada hari Minggu (25/5/2025)," kata Asep.

Menurutnya, pembongkaran itu atas instruksi Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau ke lokasi Jembatan Apung Cijeruk pada Sabtu (24/5/2025) sore.

Sebelumnya, Jembatan Apung Cijeruk mengkhawatirkan karena kondisinya miring pada bagian tengah, setelah tali selangnya putus pada Jumat (23/5/2025) sore.

Jembatan Apung Cijeruk itu kondisinya miring dipicu oleh banyaknya kendaraan roda dua yang melintas, yang tidak sesuai dengan kapasitas jembatan tersebut.

Jembatan Apung Cijeruk itu merupakan akses alternatif lalulintas kendaraan roda dua dari Bojongsoang tujuan Baleendah atau sebaliknya, disaat jalur Jalan Bojongsoang terjadi kepadatan kendaraan atau banjir.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam rilisnya pada Selasa (27/5/2025) menyebutkan bahwa Jembatan Apung Cijeruk di Kecamatan Bojongsoang ini dibangun oleh pihak pribadi, dikomersilkan tanpa izin resmi, dan tidak memenuhi standar keamanan.

"Perlu saya tegaskan, bahwa penyebab utama ambruknya bukan semata karena arus sungai, namun juga karena struktur jembatan yang tidak layak dan menggunakan material bersifat sementara. Hal ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat," tutur Bupati Bandung.

Oleh karena itu, Dadang Supriatna meminta jembatan tersebut dibongkar dan jangan lagi digunakan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah mengusulkan pembangunan Jembatan Permanen Leuwi Balem sejak 2016 kepada BBWS Citarum.

"Proses ini belum terealisasi, namun langkah konkret terus kami upayakan," kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

"Saya juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi. Disepakati bahwa pembiayaan jembatan akan dibagi dua antara Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung," tuturnya.

Meskipun kewenangan berada di provinsi, imbuh Kang DS, Pemkab Bandung tetap menunjukkan komitmen penuh untuk mendukung percepatan realisasi pembangunan jembatan ini.

"InsyaAllah Pemkab Bandung Siap! Karena keselamatan warga tidak bisa ditunda. Kita harus cepat bergerak, dan duduk bersama, mencari solusi, bukan saling menunggu dan saling menyalahkan," ujarnya. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.