PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Bandung Raya
Ilustrasi./visi.news/iStock.
VISI.NEWS | BANDUNG - PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat menjelaskan penyebab pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandung dan Bandung Raya pada Rabu, 17 Juni 2026. Gangguan tersebut terjadi karena adanya kendala teknis operasional pada pembangkit listrik yang berdampak pada penurunan kapasitas suplai listrik.
Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Nurmalitasari membenarkan adanya pemadaman di beberapa daerah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah terdampak berada di kawasan Bandung Raya. Di Kota Bandung, pemadaman terjadi mulai dari Ujungberung hingga Buah Batu.
"PLN saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," kata Nurmalitasari dalam keterangannya dikutip, Kamid (18/6/2026).
Penjelasan PLN tersebut menunjukkan bahwa pemadaman bukan terjadi karena gangguan pada jaringan pelanggan semata, melainkan berkaitan dengan kondisi pasokan listrik dari pembangkit. Ketika kapasitas suplai menurun, PLN perlu menjaga keseimbangan sistem agar aliran listrik tetap dapat dikendalikan di wilayah terdampak.
Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih luas, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas. Langkah ini dilakukan sambil mempercepat pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal.
"Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal," katanya.
Pemadaman listrik di Bandung Raya ini menjadi perhatian karena berpengaruh langsung pada aktivitas masyarakat. Gangguan pasokan listrik dapat berdampak pada kegiatan rumah tangga, layanan publik, kegiatan usaha, hingga kebutuhan komunikasi warga.
PLN menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan juga memastikan informasi mengenai proses penanganan dan pemulihan akan terus diperbarui melalui kanal resmi PLN.
"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perkembangan proses penanganan dan pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," ucapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!