Platform "Multi-Channel Messaging Marketplace" yang Didukung AI Segera Mentransformasi Lanskap Digital di Asia Tenggara
- Pendatang baru di industri teknologi, PeaCom, menjalani debutnya di Asia Tenggara, menjalin kemitraan dengan operator Telekomunikasi dan platform pengiriman pesan singkat berskala global.
VISI.NEWS | SINGAPURA - PeaCom, usaha rintisan yang didukung kecerdasan buatan (AI), serta berspesialisasi dalam solusi komunikasi multikanal dan interaksi pelanggan, resmi merambah Asia Tenggara, berawal dari Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Laos. Dengan visi untuk merombak lanskap digital, PeaCom telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan regional berskala besar, seperti Shopee, serta mengakses perusahaan terbesar dan papan atas di industri penerbangan dan TV digital lewat mitra strategisnya, Mobifone Global.
Terinspirasi dari pemimpin global seperti Sinch.com & CM.com, PeaCom ingin membekali pelaku usaha dengan solusi komunikasi inovatif yang meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendorong pertumbuhan. Teknologi canggih PeaCom membantu pelaku usaha berinteraksi dengan pelanggan lewat cara-cara yang lebih personal dan efektif pada berbagai kanal dan platform.
"Kami siap membagikan analisis penting dengan mitra regional lain setelah meluncurkan layanan bersama beberapa mitra," ujar Han Truong, Pendiri PeaCom. "Menurut penilaian kami, open rate dan clickthrough rate meningkat dua hingga 10 kali lipat, bahkan renewal rate menjadi lebih efisien hingga tiga kali lipat ketimbang kanal yang telah ada."
Perusahaan besar mulai menggunakan solusi inovatif PeaCom setelah menjalankan uji coba dan pengetesan proof-of-concept (POC) secara ketat selama berbulan-bulan. Beberapa uji coba ini berkaitan dengan implementasi di tingkat nasional dan regional untuk meningkatkan strategi interaksi pelanggan, kepuasan pelanggan, serta mendorong pertumbuhan bisnis.
"Pelanggan kini ingin berinteraksi dengan berbagai merek menurut seleranya sendiri dalam berbagai bahasa dan kanal yang berbeda, baik RCS, Viber, WhatsApp, Facebook, Telegram, iMessage. Maka, kami harus mampu menyediakan pelanggan dengan respons yang cepat dan akurat," kata Han. "Hal ini hanya dapat tercapai dengan mempelajari bisnis, serta merancang solusi dan pesan untuk konsumen lewat cara-cara yang paling mudah, simpel, dan efisien."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!