Piala Dunia FIFA: Sejarah Panjang, Jejak Hindia Belanda, dan Perjalanan 1938

ED
Jumat, 12 Juni 2026 | 14:55 WIB
Bagikan
Piala Dunia FIFA: Sejarah Panjang, Jejak Hindia Belanda, dan Perjalanan 1938

Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026./visi.news/fifa.com

Pada 1974, Jerman Barat memperkenalkan pendekatan taktik dan organisasi turnamen yang lebih modern, sementara era 1980-an menghadirkan legenda seperti Diego Maradona yang mencetak dua gol ikonik melawan Inggris pada 1986, termasuk gol “Tangan Tuhan” dan “Gol Abad Ini”.

Periode 1998 hingga 2018 menjadi era komersialisasi besar-besaran, ditandai dengan ekspansi jumlah peserta menjadi 32 tim, meningkatnya hak siar global, serta masuknya sponsor multinasional.

Asia dan Piala Dunia

Asia mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam Piala Dunia, terutama sejak Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama pada 2002. Korea Selatan bahkan berhasil mencapai semifinal, pencapaian terbaik tim Asia hingga saat ini.

Jepang juga menunjukkan konsistensi dengan perkembangan sepak bola profesional yang matang melalui J.League. Negara-negara Asia lain seperti Iran, Arab Saudi, dan Australia kemudian turut memperkuat eksistensi kawasan ini di panggung dunia.

Piala Dunia 2026 dan Masa Depan

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah, dengan tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini juga akan diperluas menjadi 48 tim, membuka peluang lebih luas bagi negara-negara dari berbagai konfederasi.

Ekspansi ini menjadi bagian dari upaya FIFA untuk menjadikan Piala Dunia lebih global dan inklusif, sekaligus memperluas representasi dari Asia, Afrika, dan kawasan lainnya.

Indonesia dan Jejak yang Tertinggal

Dalam konteks Indonesia, sejarah Piala Dunia menyisakan catatan yang unik. Kehadiran Hindia Belanda pada 1938 menjadi satu-satunya jejak wilayah Indonesia di turnamen senior Piala Dunia hingga saat ini.

Setelah kemerdekaan, Indonesia belum pernah kembali tampil di putaran final Piala Dunia. Meski demikian, jejak historis tersebut tetap menjadi bagian penting dari narasi panjang sepak bola nasional.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.