Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Duel Messi-Ronaldo
Lionel Messi (KIRI) dan Cristiano Ronaldo (kanan)./visi.news/bola.net.
VISI.NEWS | BANDUNG - Piala Dunia 2026 berpotensi menghadirkan momen yang sangat dinanti, yakni pertemuan antara dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, di laga resmi antarnegara. Meski keduanya sudah berada di fase akhir karier, Messi dan Ronaldo masih menjadi figur utama bagi tim nasional masing-masing, membuka kemungkinan duel di turnamen terbesar di Amerika Utara tahun depan.
Selama lebih dari satu dekade, rivalitas keduanya menghiasi panggung sepak bola dunia melalui kompetisi klub. Namun, hingga saat ini, mereka belum pernah saling berhadapan di ajang Piala Dunia, sehingga edisi 2026 berpeluang menjadi kesempatan terakhir bagi publik menyaksikan 'last dance' kedua pemain terbaik generasi modern itu.
Lionel Messi akan memimpin Argentina di Grup J menghadapi Aljazair pada 16 Juni, Austria pada 22 Juni, dan Yordania pada 27 Juni. Sebagai juara bertahan, Argentina difavoritkan finis sebagai pemuncak grup. Jika berhasil, Argentina berpotensi bertemu peringkat kedua Grup H pada babak 32 besar, yang dihuni Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde, dan Arab Saudi.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo membawa Portugal di Grup K bersama Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Portugal diprediksi mampu menempati posisi pertama, membuka jalur relatif lebih mudah menuju babak berikutnya dengan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik pada babak 32 besar.
Skenario terbesar pertemuan Messi dan Ronaldo muncul pada babak perempat final, dengan syarat Argentina dan Portugal sama-sama menjadi juara grup serta berhasil menaklukkan lawan di babak 32 besar dan 16 besar. Jalur kompetisi yang telah ditetapkan menempatkan kedua tim pada jalur yang memungkinkan bentrok di delapan besar, dengan Argentina kemungkinan menghadapi lawan berat lebih awal sementara Portugal baru diuji menjelang fase tersebut.
Alternatif lain termasuk duel di babak 16 besar jika kedua tim finis sebagai runner-up grup, atau bahkan di final apabila salah satu menjadi juara grup dan lainnya menempati posisi kedua. Meski jalur tersebut lebih kompleks, skenario ini tetap menarik karena menawarkan kesempatan untuk menyaksikan duel puncak antara dua legenda yang selama ini hanya bertemu di panggung klub.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!