Petani Ogah Tanam Cabai Lagi, Harga Diprediksi Melonjak
"Tekanannya kan kalau rusak, nggak dipelihara lagi, banjir, hujan, penyakit, itu tekanannya. Semakin berkurang (pasokannya), tetapi pasar kan tetap (beroperasi)," tuturnya.
Menurutnya pemerintah harus memiliki skema lagi untuk membantu petani ketika pasokan melimpah dan harga murah. Jangan sampai skema pemerintah hanya membantu saat harga lagi mahal.
"Nah kita sedang usahakan ke Bapanas ke pemerintah ada proteksi petani untuk kesejahteraan hidup. Kita juga nggak ingin dengan harga jual, misalnya harga acuan Rp 26.000/kg, nggak mungkin, minimal dia kasih harga input plus tenaga kerja. Harga inpur Rp 10.000 dan tenaga kerja Rp 3.000 deh. Jadi Rp 13.000, itu sudah bagus." ujarnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!