Pertamina Perkuat Pasokan Energi Lewat Mitra AS
PT Pertamina (Persero) melakukan pertemuan dengan United States of America (US) Department of Energy (DOE) di Washington, DC./visi.news/Humas Pertamina.
Selain liquefied petroleum gas, Pertamina juga menjajaki impor minyak mentah dari Amerika Serikat. Langkah ini sejalan dengan pengembangan kapasitas kilang nasional melalui program Refinery Development Master Plan. Pertamina melihat adanya peluang peningkatan pengolahan crude jenis light sweet crude, seperti WTI dari Amerika Serikat.
Pertemuan itu juga membahas peluang knowledge sharing terkait pengelolaan Strategic Petroleum Reserve. Kedua pihak membicarakan pengembangan infrastruktur penyimpanan energi untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengantisipasi potensi gangguan pasokan global.
Di sisi teknologi, Pertamina mendorong kolaborasi dengan perusahaan energi Amerika Serikat dalam pengembangan sumber daya migas nonkonvensional di Indonesia. Potensi kerja sama mencakup transfer teknologi, pilot project, investasi sektor hulu, pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, serta teknologi pengeboran dan completion.
“Pertamina memandang kerja sama ini sebagai peluang untuk mempercepat pengembangan teknologi migas, meningkatkan kapasitas SDM, serta membuka akses investasi yang mendukung kemandirian dan keberlanjutan energi nasional,” jelasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!