Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Biosolar Aman untuk 15 Hari

Desi Rossilawati
Jumat, 17 Juli 2026 | 14:45 WIB
Bagikan
Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Biosolar Aman untuk 15 Hari

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Untuk BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar, rata-rata ketahanan stok saat ini mencapai 15 hari.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan secara keseluruhan ketahanan stok BBM nasional berada pada kisaran 14 hingga 40 hari, bergantung pada jenis produk.

"Kalau stok untuk BBM nasional itu rata-rata di 14 sampai 40 hari. Itu berbeda-beda karena ada yang mungkin sekarang Pertalite dan Biosolar rata-rata sekarang di 15 harian," ujar Taufik dalam keterangannya dikutip, Jumat (17/7/2026).

Taufik menjelaskan, Pertamina Patra Niaga terus mempercepat distribusi BBM dari depo ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna mengurai antrean yang sempat terjadi di sejumlah daerah.

Upaya tersebut dilakukan dengan menambah armada angkutan darat, awak mobil tangki (AMT), memperpanjang jam operasional SPBU, serta meningkatkan frekuensi pengiriman BBM dari depo ke SPBU.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG karena pasokan nasional dipastikan mencukupi.

"Saya sampaikan juga bahwa mohon juga masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup dan ini nanti akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan retail," ujar Taufik.

Terkait antrean di sejumlah SPBU di Sumatra, khususnya Medan, Taufik menyebut kondisi tersebut telah kembali normal per Kamis pagi.

Menurutnya, normalisasi distribusi dilakukan melalui penambahan armada dan pengemudi mobil tangki selama dua hari terakhir, dengan dukungan pengamanan dari TNI dan Polri.

"Sumatra laporan tadi pagi sudah normal karena kami dua hari terakhir kita tambah armada dan juga tambah driver-nya ataupun awak mobil tankinya. Kami juga dibantu dengan tenaga keamanan TNI Polri untuk memastikan pengamanan distribusi BBM itu sampai di tujuan yang di SPBU yang dimaksud," kata Taufik.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa ketahanan stok BBM selama 15 hari bukan berarti persediaan akan habis dalam kurun waktu tersebut. Angka itu menggambarkan kapasitas stok yang tersimpan di tangki penyimpanan pada suatu waktu.

Kementerian ESDM menegaskan stok BBM bersifat dinamis karena setiap hari dilakukan distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara pasokan baru terus masuk, baik dari produksi kilang dalam negeri maupun impor.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.