PERSIB U16 Kembali Tumbang dari Persis Solo, Kalah 1-3 di EPA Super League
ED
Editor
M Purnama Alam
Minggu, 21 Desember 2025 | 14:32 WIB
VISI.NEWS | SURAKARTA - PERSIB U16 kembali harus mengakui keunggulan Persis Solo dengan skor 1-3 dalam pertandingan ke-14 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League musim 2025/26. Laga yang digelar di Lapangan Kota Baru, Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu (21/12/2025), memperlihatkan perjuangan keras anak asuh Firman Sofyan, meski akhirnya gagal meraih poin.
Tiga gol kemenangan Persis Solo dicetak oleh Ahmad Arya pada menit ke-6, M. Muammar Qaddafi di menit ke-24, dan Ahnaf Sakti Aji di menit ke-40+2. Sementara itu, gol balasan untuk Maung Ngora datang dari M. Haikal Ramadhan Nurjaman yang berhasil mencetak gol di babak kedua pada menit ke-66.
Kekalahan ini membuat PERSIB U16 tetap terperosok di peringkat keenam klasemen sementara Grup B dengan mengoleksi 15 poin, hasil dari 4 kemenangan, 3 kali imbang, dan 7 kekalahan. Meskipun PERSIB U16 terus berusaha memberikan yang terbaik, hasil negatif ini menambah beban mereka dalam persaingan untuk melangkah lebih jauh di kompetisi.
Pelatih PERSIB U16, Firman Sofyan, mengungkapkan rasa kecewa setelah pertandingan tersebut. Ia menilai, meskipun timnya sudah berusaha keras, hasil akhir tetap tidak berpihak kepada mereka. Namun, Firman tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya yang tidak pernah menyerah sepanjang pertandingan.
"Cukup mengecewakan karena harus pulang ke Bandung tanpa poin. Tapi di gim hari ini, anak-anak sebenarnya sudah bisa main lebih menekan dan main dengan fighting spirit yang tinggi. Semoga di pertandingan selanjutnya, kami dapat hasil yang lebih baik," harap Firman setelah pertandingan usai.
Meskipun timnya tertinggal cukup jauh, Firman merasa ada secercah harapan dalam penampilan babak kedua. Ia mengapresiasi semangat anak-anak yang mampu mencetak gol dan menekan Persis Solo meski keadaan sedang tidak menguntungkan.
"Di babak kedua, kami bisa cetak gol dan main lebih menekan. Ini menunjukkan, semangat anak-anak masih ada. Jadi di sini, kami banyak belajar soal mentalitas dan konsentrasi yang di dua pertandingan ini, sempat hilang di awal-awal pertandingan," jelas Firman.
Firman juga menambahkan bahwa timnya kini mulai memahami pentingnya konsentrasi dan mentalitas kuat dalam menghadapi lawan-lawan tangguh. Meski hasilnya tidak sesuai harapan, pelatih asal Bandung itu optimistis bahwa anak-anak asuhnya akan terus berkembang dan memperbaiki performa di laga-laga berikutnya.
Untuk PERSIB U16, pertandingan selanjutnya menjadi kesempatan untuk bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen. Meskipun menghadapi tekanan berat, tim ini diharapkan bisa belajar dari kekalahan ini dan menunjukkan permainan yang lebih solid di pertandingan mendatang.
Meski persaingan di Grup B EPA Super League semakin ketat, Firman Sofyan tetap percaya bahwa dengan semangat juang dan mentalitas yang terus diperkuat, PERSIB U16 bisa mengatasi segala tantangan dan kembali bersaing untuk meraih hasil positif.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!