Persib Kelola 15,7 Ton Sampah di GBLA Sepanjang Desember 2025
Puncak volume pengelolaan terjadi pada pertandingan Persib kontra PSM Makassar. Dalam laga tersebut, Jubelo mengelola 4.972 kilogram sampah, dengan rincian 986 kilogram sampah organik, 2.584 kilogram sampah anorganik, dan 1.406 kilogram sampah residu. Angka ini menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang implementasi program zero waste management Persib di GBLA.
Seluruh sampah yang terkumpul dari empat pertandingan tersebut diolah melalui sistem pengelolaan berlapis. Sampah organik diproses menjadi pupuk kompos dan pakan maggot, sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang untuk dimanfaatkan kembali, sementara sampah residu dimusnahkan di fasilitas khusus sesuai standar dan prosedur lingkungan yang berlaku.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, terutama partisipasi aktif Bobotoh.
"Angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah refleksi dari kesadaran bersama bahwa sepak bola dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan. Kami melihat langsung bagaimana Bobotoh mulai terbiasa memilah dan membuang sampah di tempat yang sudah disediakan," ujar Adhi dikutip dari laman resmi Persib, Sabtu (10/1/2026).
Adhi mengatakan kolaborasi dengan Jubelo membantu memastikan seluruh proses berjalan secara terukur dan bertanggung jawab.
"Euforia pertandingan selalu besar. Tantangannya adalah memastikan euforia itu tidak meninggalkan dampak negatif bagi lingkungan. Dengan sistem yang tepat dan partisipasi Bobotoh, stadion bisa menjadi ruang hiburan yang juga ramah lingkungan," tambahnya.
Ke depan, Persib berharap inisiatif ini terus berkembang dan menjadi bagian dari budaya menonton sepak bola di GBLA. Program zero waste management Persib bersama Jubelo sepanjang Desember 2025 ini juga menjadi bagian dari komitmen klub dalam kampanye #PERSIBKanAkhirTahunMu, yang mengajak Bobotoh berpartisipasi aktif dengan membuang sampah ke tempat sampah terpilah yang telah disediakan di area stadion. Dari langkah sederhana tersebut, sampah kemudian dikumpulkan, dipilah, dan diolah secara bertanggung jawab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!