Perokok dan Tanda-Tanda Fisik yang Tak Terhindarkan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 6 Februari 2025 | 00:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Sekilas, seorang perokok mungkin terlihat sehat dan bugar, tetapi kebiasaan merokok yang berlangsung bertahun-tahun dapat meninggalkan dampak yang nyata pada tubuh. Perubahan ini dapat terlihat mulai dari kulit yang kusam hingga gigi yang menguning.
Dr. Ronny Lesmana, seorang peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, menjelaskan bahwa kebiasaan merokok, baik akut maupun kronis, menyebabkan perubahan biomarker dalam tubuh.
"Seorang perokok kronis pasti punya gambaran paru yang berbeda. Kalau di-rontgen pasti terlihat," ujarnya.
Dr. Arifandi Sanjaya menambahkan, meskipun belum ada gejala penyakit yang serius, perbedaan fisik paling jelas antara perokok dan bukan perokok dapat dilihat dari kemampuan melakukan aktivitas olahraga.
"Orang yang sering terpapar karbonmonoksida pasti kapasitas paru-parunya turun. Apalagi perokok yang sering terpapar zat-zat kimia," katanya.
Selain kapasitas paru-paru, kondisi gigi dan mulut perokok juga mengalami perubahan akibat tar dan karbon monoksida yang menempel langsung pada organ mulut. Hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan mulut yang signifikan.
“Karena dari tar dan karbon monoksidanya ini, di gigi dan mulutnya itu cukup memberikan problem karena ada proses pemanasan yang langsung menempel di organ mulut,” kata dr.Arifandi.
Menurut Dr. Arifandi, merokok merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan kanker.
"Kalau faktor risiko itu ditambah dengan faktor risiko lainnya, maka bisa jadi penyakit. Lantas gimana ceritanya orang yang bertahun-tahun merokok tapi tetap baik-baik saja, ya mungkin gaya hidupnya yang lain sehat. Misalnya setiap hari jalan 10.000 langkah, tidak makan gorengan dan sebagainya," tambahnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!