Perkuat Jejaring, Tekstil dan Garmen Indonesia Tampil di Melbourne
Selain itu, Siswo menyoroti krisis bahan baku kulit di Indonesia. Pada 20 November, KBRI akan mempertemukan perusahaan penyamak kulit Indonesia dengan rumah potong hewan Australia untuk membahas peluang impor kulit mentah (raw hide) yang dapat diproses menjadi wet blue di Indonesia.
Konjen RI Melbourne, Yohannes Jatmiko, menambahkan bahwa Indonesia hadir dengan 25 perusahaan dan total 43 delegasi—partisipasi terbesar dalam satu dekade. Produk yang dibawa meliputi tekstil, garmen, modest fashion, kulit, alas kaki, produk alami, hingga material inovatif. Acara ini juga diikuti Pemerintah Kota Bandung, pelaku IKM tekstil dan fashion Kota Bandung, serta pengusaha Australia yang tengah menjajaki kerja sama dengan Indonesia.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!