Penyebaran Narkoda Makin Masif, Dede Farhan Ingatkan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

ED
Selasa, 12 Maret 2024 | 12:46 WIB
Bagikan
Penyebaran Narkoda Makin Masif, Dede Farhan Ingatkan Pentingnya Pengawasan Orang Tua

VISI.NEWS | BANDUNG - Modus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika semakin berkembang dengan berbagai cara untuk mengelabui aparat. Pergerakannya semakin masif menembus berbagai kalangan, termasuk generasi muda sebagai subjek dan objek peredaran. Oleh karena itu partisipasi dan kerjasama dengan semua kalangan perlu dilakukan dalam rangka menekan dan sekaligus mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba tersebut, “ ungkap Pegiat Anti Penyalahgunaan Narkoba Dede Farhan Aulawi di Bandung, kepada VISI.NEWS, Selasa (12/3/2024)

Mantan Anggota Kompolnas RI ini mengatakan, modus operandi atau cara - cara melakukan penyebaran narkotika khususnya psikotropika dari kalangan seusia anak anak sampai remaja tanggung. Mereka mengenal psikotropika dari lingkungan serta pergaulan mereka sendiri. Terlebih lagi bahwa psikotropika merupakan barang yang gampang di simpan karena ukurannya kecil. Ada juga yang beranggapan akan terlihat lebih ‘gaul’ jika nongkrong dan ngumpul bawa barang tersebut.

Pada umumnya anak menjadi penyalahguna narkoba berawal dari hal coba – coba dari lingkungan pertemanannya. Kadang ada teman yang sengaja menawarkan barang tersebut untuk memperluas pangsa pasar peredarannya. Anak dalam keadaan broken home pada umumnya sangat rentan terpengaruh penyalahgunaan narkotika. Mereka dicekoki dengan doktrin yang mengatakan bahwa narkotika dianggap pelarian atas kehidupan yang menyakitkan. Pikiran mereka dipengaruhi anggapan bahwa hidup harus sebebas - bebasnya, melawan aturan - aturan yang mengikat diri, serta membuat emosi serta pemberontakan di dalam batin semakin memuncak. Hal inilah yang harus diwaspadai oleh setiap anak selaku generasi penerus bangsa, bahwa pergaulan sangat menentukan keberpengaruhan cara pandang terhadap narkoba.

Selanjutnya Dede juga mengatakan bahwa setelah mereka mencoba – coba untuk mengkonsumsi, akhirnya mengalami efek ketagihan dan membuatnya sulit untuk melepaskan diri. Anak lalu berusaha agar dapat mengkonsumsi bagaimanapun caranya. Ada yang melakukan tindakan pencurian di dalam rumah keluarganya, pencurian di luar, bahkan pencurian dengan menggunakan tindak kekerasan. Yang lain lebih miris, ada anak yang bekerja dengan menggadaikan harga diri dan kehormatannya hanya untuk membeli narkotika.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.