IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Penggiat NFT Generatif Baru di Asia Tampil di Ajang Art Basel Hong Kong 2022 Lewat Pameran NFT Tezos Berskala Besar

ED
Selasa, 24 Mei 2022 | 11:24 WIB
Bagikan
Penggiat NFT Generatif Baru di Asia Tampil di Ajang Art Basel Hong Kong 2022 Lewat Pameran NFT Tezos Berskala Besar
  • Tezos, blockchain yang hemat energi, kembali mengikuti Art Basel di Art Basel Hong Kong 2022 sebagai platform pilihan penggiat seni kontemporer baru dan berpengalaman di dunia seni NFT.
  • Bertajuk "NFTs + The Ever-Evolving World of Art", pameran ini hadir di Art Basel Hong Kong dari 27-29 Mei 2022, memamerkan terobosan baru di dunia seni kontemporer digital dan mengangkat kiprah seni generatif.
  • Sebuah ruang pameran interaktif akan memperlihatkan karya yang didesain lewat kolaborasi dengan platform seni generatif terkemuka, FXhash, pengunjung dapat menikmati karya seni generatif unik NFT dari penggiat seni yang berpartisipasi, mewujudkan galeri NFT interaktif dan inovatif.

VISI.NEWS | SINGAPURA - Non-fungible token (NFT) dan seni generatif (generative art) segera membuat terobosan di ajang Art Basel Hong Kong tahun ini lewat sebuah pameran yang dirancang dengan Tezos (www.tezos.com), public blockchain yang hemat energi. Dari 27-29 Mei mendatang, pameran bertajuk "NFTs + The Ever-Evolving World of Art" menjadi pergelaran perdana Tezos di Art Basel Hong Kong yang menampilkan karya 20 penggiat seni generatif kontemporer dari seluruh dunia. Setiap penggiat seni ini mengusung gaya dan cabang seninya masing-masing, serta memamerkan keberagaman, keunggulan, dan potensi NFT sebagai medium seni".

Menempati ruang pameran seluas 250m2 di Hall 1A, Hong Kong's Convention & Exhibition Centre, pameran bertajuk "NFTs + The Ever-Evolving World of Art" akan mempersembahkan berbagai karya seni proyeksi dari penggiat seni generatif dan NFT ternama. Mereka berasal dari Brunei, Tiongkok, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Korea Selatan. Pameran ini juga akan diikuti penggiat seni global, seperti Amerika Utara dan Eropa, khususnya Bulgaria, Kanada, Perancis, Polandia, Serbia, Swiss, serta Amerika Serikat.

Penggiat seni yang berpartisipasi mencakup pelukis dan seniman lintas disiplin asal Filipina Bjorn Calleja, menampilkan karya seni yang memadukan mikrokosmos dan makrokosmos di dalam dan luar lingkungannya; seniman pemenang penghargaan asal Singapura Yeo Shih Yun yang menyatukan teknik lukis tradisional Tiongkok dengan medium seni kontemporer; seniman asal Tiongkok Song Ting, menciptakan karya seni NFT pertama yang dilelang China Guardian, salah satu balai lelang terbesar di dunia; serta, seniman Perancis-Kanada Nicolas Sassoon, menampilkan karya unik dengan format dan bentuk piksel yang telah dipamerkan di sejumlah galeri ternama seperti Whitney Museum of American Art (Amerika Serikat), Victoria & Albert Museum (Inggris), dan Centre Pompidou (Perancis).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.