Pengendara Motor Rawan Kecelakaan Akibat Blind Spot, Ini Cara Menghindarinya
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 24 April 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan besar seperti truk atau bus masih kerap terjadi akibat fenomena blind spot, atau area yang tidak terlihat oleh pengemudi melalui kaca spion.
Blind spot umumnya berada di sisi kiri dan kanan kendaraan besar, serta tepat di belakangnya. Jika seorang pengendara motor berada di posisi tersebut saat kendaraan besar berpindah jalur atau berbelok, risiko tertabrak menjadi sangat tinggi.
Untuk menghindari hal tersebut, pengendara dianjurkan menjaga jarak aman dan memastikan dirinya terlihat oleh kaca spion kendaraan lain. Selain itu, penggunaan lampu sein lebih awal dan menghindari menyalip dari sisi kiri juga sangat disarankan.
Berikut tujuh langkah antisipasi blind spot yang disarankan:
1. Hindari berada terlalu dekat dengan kendaraan besar.
2. Pastikan pengemudi kendaraan lain dapat melihat posisi Anda melalui kaca spion.
3. Nyalakan lampu sein lebih awal sebelum berpindah jalur.
4. Jangan menyalip dari sisi kiri.
5. Tetap waspada di persimpangan atau jalan padat.
6. Gunakan klakson secukupnya untuk memberi sinyal keberadaan Anda.
7. Lakukan kontak mata atau komunikasi visual dengan pengemudi jika memungkinkan.
Blind spot menjadi salah satu faktor tersembunyi namun berbahaya dalam keselamatan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua yang sering berada dalam posisi rawan. Dengan kesadaran dan kehati-hatian, risiko kecelakaan dapat diminimalkan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!