Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Pengelolaan Sampah Secara Mandiri, TPS3R Dibangun di DAS Citarik Desa Padamukti Solokanjeruk

Desi Rossilawati
Kamis, 14 November 2024 | 06:50 WIB
Bagikan
Pengelolaan Sampah Secara Mandiri, TPS3R Dibangun di DAS Citarik Desa Padamukti Solokanjeruk
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (mengurangi – menggunakan – daur ulang) atau yang lebih dikenal dengan TPS3R sudah terbangun di Desa Padamukti Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung. TPS3R ini dalam pengelolaannya melibatkan kelompok swadaya masyarakat. Pjs. Bupati Bandung yang juga Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Dikky Achmad Sidik mengatakan pembangunan TPS3R itu bagian dari pengembangan atau master plan pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarik di Desa Padamukti Kecamatan Solokanjeruk. "Di mana di dalam master plannya itu mencakup sembilan sektor yang sudah termasuk di dalam program Citarum Harum," kata Dikky dalam keterangannya di sekitar pembangunan TPS3R Desa Padamukti, Rabu (13/11/2024) sore. Menurutnya, TPS3R ini terkait dengan sektor pengelolaan sampah. "Alhamdulillah dengan dukungan berbagai pihak, ternyata TPS3R ini bisa terwujud. Dan kita bisa melihat bahwa saat ini di sini sudah ada pengelolaan sampah mandiri Desa Padamukti yang dikelola bersama KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat)," ujarnya. Dikky berharap dengan adanya TPS3R ini terkait dengan pengelolaan sampah di Desa Padamukti bisa diselesaikan secara mandiri. "Tanpa harus ada pengangkutan ke TPAS (Tempat Pengelolaan Air Sampah) dan tadi kita sudah melihat sendiri berkaitan dengan bagaimana mengelola sampah organik, sampah anorganik sehingga itu bisa menjadikan ekonomi sirkular bagi pengelola sampahnya juga. Termasuk bagaimana kita bisa mereduksi sampah dari mulai rumah tangga dan sampah itu menjadi punya nilai ekonomis dan bisa dimanfaatkan. Baru yang sisanya itu yang digunakan dan dibakar dengan incinerator," tuturnya. Pada kesempatan itu, Dikky mengucapkan terima kasih kepada Monash University, Kedutaan Besar Australia, Universitas Indonesia, dan pihak lainnya yang terus-menerus mendorong pengelolaan DAS Citarik tersebut. "Sehingga masyarakat di sekitar ini bisa lebih sejahtera dan tentu saja bagaimana mengelola lingkungan dengan lebih baik secara mandiri," katanya. Lebih lanjut Dikky mengatakan kegiatan tersebut bagi pemerintah Kabupaten Bandung sangat berarti, terutama berkaitan dengan penataan ruang dan dikaitkan dengan penanganan program Citarum Harum. "Di mana untuk program Citarum Harum ini ada 12 sektor, dan sebetulnya di Desa Padamukti dan Desa Cibodas ini dicoba 9 sektor dan dicoba diimplementasikan mudah-mudahan itu berjalan," ujarnya. Dikky mengatakan bahwa saat ini di Cekungan Bandung sedang mengalami permasalahan berkaitan dengan sampah. "Tempat pembuangan sampah sudah mencapai kapasitasnya, sehingga kita harus bisa reuse, reduce, dan recycle sampah-sampah yang sudah ada dan ini salah satu solusi yang diimplementasikan," katanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada kelompok swadaya masyarakat yang sudah ikut serta dalam menyelesaikan permasalahan sampah di tempat ini. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.