Penganiayaan karena Labu Siam di Cianjur: Tragis! 1 Pria Tewas
“Adapun motif tersangka melakukan tindak kekerasan itu, didorong rasa kesal karena labu siam di kebunnya sering hilang, dan pada Sabtu lalu tersangka mendapati korban tengah mengambil dua buah labu siam di kebunnya,” kata dia.
Tersangka mengaku sering kehilangan hasil kebun berupa labu siam. Ketika tersangka memergoki korban mengambil dua buah labu siam di kebunnya, emosi tersangka pun memuncak.
Dalam kondisi emosi tersebut, tersangka kemudian mengejar MI hingga ke rumah korban. Di sanalah terjadi penganiayaan, korban dipukul dengan tangan kosong dan ditendang oleh tersangka.
“Korban mengalami luka memar dan lebam di sekujur tubuhnya. Kami masih menunggu hasil autopsi,” ujar Yurikho.
Rasa kesal tersebut membuat tersangka kehilangan kendali hingga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.
Sebelumya, nasib tragis dialami pria paruh baya asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial MI (56). Ia tewas setelah diduga dianiaya akibat tuduhan mencuri labu siam.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, korban meninggal dunia di rumahnya di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Cianjur, dua hari setelah peristiwa penganiayaan yang dialaminya.
Penganiayaan karena Labu Siam di Cianjur Jadi Perhatian Publik
Kasus penganiayaan karena labu siam di Cianjur menjadi sorotan publik karena dipicu oleh persoalan yang relatif sederhana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!