Resmi! 37 Titik Pengamatan Hilal 17-18 Februari 2026 Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Data observasi hilal akan melengkapi informasi hisab yang sebelumnya telah disiapkan. Hisab merupakan metode perhitungan astronomi untuk memprediksi posisi bulan, sedangkan rukyat adalah proses pengamatan langsung di lapangan.
Dengan memadukan dua metode tersebut, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Bagaimana Proses Pengamatan Hilal 17-18 Februari 2026 Dilakukan?
Dalam Pengamatan Hilal 17-18 Februari 2026, BMKG akan menerjunkan tim yang terdiri dari tenaga ahli di bidang astronomi dan geofisika. Proses observasi dilakukan menggunakan teleskop, kamera khusus, serta instrumen pendukung lainnya.
Setiap titik pengamatan akan memantau beberapa parameter penting, antara lain:
- Ketinggian hilal di atas ufuk
- Sudut elongasi bulan terhadap matahari
- Umur bulan sejak ijtimak
- Kondisi cuaca setempat
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!