Pendidikan Antikorupsi, Pemkab Bandung dan KPK Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas Bagi ASN

Desi Rossilawati
Selasa, 12 Agustus 2025 | 19:37 WIB
Bagikan
Pendidikan Antikorupsi, Pemkab Bandung dan KPK Gelar Bimtek Keluarga Berintegritas Bagi ASN

"Supaya pemahaman korupsi, antikorupsi, dan pencegahannya dan lain-lain termasuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi yang selalu KPK gaungkan itu dipahami oleh semua pihak. Jangan hanya suaminya saja, atau istrinya sebagai pejabatnya yang paham. Tapi yang di rumah tidak paham," tuturnya.

Dalam sambutannya di bimtek tersebut, ia mengingatkan bahwa jika suami menjabat sebagai pejabat, maka istri yang berada di rumah memikul banyak tugas dan tanggung jawab.

"Di antaranya mengelola keuangan, kalau saya sebutkan sebagai menteri, menteri keuangan, menteri sosial, menteri agama, dan hampir semua menteri ada di ibu. Supaya ibu juga wear terhadap apa yang diberikan suami, jangan asal nerima-nerima aja," katanya.

Karena salah satu faktor, katanya, kenapa suami-suami itu jadi koruptor salah satu pendorongnya adalah karena yang di rumah yang tidak mau peduli.

"Ingin beli ini, minta itu dan seterusnya dan seterusnya," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Wawan, ia berharap melalui bimbingan teknis ini para peserta dapat memahami secara lebih mendalam mengenai antikorupsi, serta langkah-langkah pencegahannya.

Termasuk penanaman nilai-nilai ini bukan hanya dipahami oleh para pejabatnya, tapi oleh pasangannya. Sehingga harapannya  sepulang dari kegiatan ini, mereka dapat saling mengokohkan, menguatkan, dan mengingatkan, sehingga para pejabat ke depan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya.

"Dalam menjalankan tugasnya supaya amanah, selamat sampai akhir. Sampai akhir hayat. Kita tahu kalau korupsi itu kan hampir 18 tahun habis temponya. Jadi begitu pensiun, kalau kita waktu menjabat kita melakukan kesalahan, begitu pensiun alhamdulillah sudah pensiun. Belum tentu. Boleh jadi beberapa pejabat-pejabat di Jakarta yang dipanggil KPK sudah lama pensiun, ada yang sudah 5 tahun pensiun. Dipanggil KPK, karena temponya masih lama," tuturnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.