Pendaftaran Kompetisi Pidato Nasional 2024 Ditutup: 1.236 Peserta Siap Bersaing Angkat Tema Pancasila dan Moderasi Beragama
VISI.NEWS | JAKARTA - Fase pendaftaran Kompetisi Pidato Nasional 2024 telah resmi ditutup. Kompetisi yang diadakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama ini menarik minat 1.236 peserta dari seluruh Indonesia. Ajang ini terbuka bagi seluruh siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di lembaga pendidikan masing-masing.
Dari jumlah total peserta, tercatat 1.002 siswa berasal dari Madrasah Aliyah (MA), 208 siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, 14 siswa dari Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya, dan 12 siswa dari Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ulya. Para peserta ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan semangat kompetisi yang merata di seluruh wilayah.
Kompetisi ini mengangkat tema “Pancasila dan Moderasi Beragama dalam Pandangan Gen-Z” dan melibatkan konten video pidato sebagai bentuk penilaian. Melalui tema ini, diharapkan dapat memperkuat semangat nasionalisme dan toleransi di kalangan generasi muda. Saat ini, panitia tengah melakukan proses seleksi administrasi dan penilaian konten video yang telah diunggah oleh peserta.
Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, mengungkapkan pentingnya tema yang diangkat dalam kompetisi tahun ini. “Pancasila sebagai dasar negara kita merupakan landasan kuat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan, toleransi, dan persatuan,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (20/7/2024). Ia berharap kompetisi ini dapat membangun kesadaran akan pentingnya moderasi beragama dalam menciptakan perdamaian dunia.
Direktur KSKK Madrasah, M Sidik Sisdiyanto, menambahkan bahwa tahap seleksi administrasi dan penilaian konten video merupakan bagian penting dari kompetisi ini. Para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan mereka dalam menyampaikan gagasan secara efektif dan kreatif melalui pidato yang telah mereka persiapkan. “Tim seleksi kompetisi telah menilai setiap konten video berdasarkan kualitas penyampaian, keaslian ide, dan relevansi dengan tema yang diangkat,” terangnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!