Pendaftaran KIP Kuliah Jalur SNBT 2026 Resmi Dibuka Hingga 7 April
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran bagi calon peserta Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek Sandro Mihradi menegaskan KIP Kuliah merupakan wujud nyata keberpihakan negara dalam menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan, sekaligus investasi jangka panjang dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia.
"Melalui KIP Kuliah, negara hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda dalam meraih mimpi," kata Sandro dikutip dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Sandro mengatakan KIP Kuliah tidak sekadar program bantuan, tetapi merupakan bentuk keberpihakan negara dalam menghadirkan keadilan akses pendidikan.
Ia menerangkan pada tahun 2026 kebijakan KIP Kuliah diperkuat dengan penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penentuan sasaran penerima. Penggunaan data terintegrasi ini bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Selain itu sistem KIP Kuliah juga telah terintegrasi dengan berbagai platform nasional, termasuk sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), sehingga memudahkan proses pendaftaran dan sinkronisasi data calon mahasiswa.
Lebih lanjut Kepala Bidang Fasilitasi Layanan Pembiayaan Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Septien Prima Diassari menambahkan Program KIP Kuliah juga memberikan berbagai manfaat, termasuk pembebasan biaya pendaftaran UTBK bagi peserta yang memenuhi kriteria, jaminan biaya pendidikan (UKT) dengan besaran sesuai rumpun ilmu dan akreditasi program studi, serta bantuan biaya hidup yang disesuaikan dengan indeks harga wilayah.
"Bantuan biaya hidup diberikan dalam beberapa klaster, dengan besaran mulai dari Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan yang disalurkan langsung ke rekening penerima beasiswa," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!