Pemuda Cimahi Diduga Tenggelam di Waduk Saguling KBB

Desi Rossilawati
Senin, 6 Juli 2026 | 10:49 WIB
Bagikan
Pemuda Cimahi Diduga Tenggelam di Waduk Saguling KBB

Tim SAR melakukan proses pencarian pemuda asal Kota Cimahi diduga tenggelam di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (4/7/2026) petang./visi.news/Tim SAR Bandung.

VISI.NEWS - Seorang pemuda asal Kota Cimahi dilaporkan hilang diduga tenggelam di Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu (4/7/2026) petang.

Korban diketahui bernama Deni Kurniawan (19), warga Jalan Raya Cimindi, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah. Hingga Sabtu malam, korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian Tim SAR gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.57 WIB saat korban bersama seorang temannya berada di lokasi untuk berwisata. Keduanya diduga membuat konten di atas perahu di tengah Waduk Saguling.

Dalam kejadian itu, korban sempat diperingatkan oleh temannya agar tidak melompat ke air. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.

Korban kemudian melompat dari atas perahu dan diduga langsung tenggelam serta hilang dari permukaan air.

Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung dari seorang pelapor bernama Rudi. Setelah menerima informasi tersebut, Basarnas segera berkoordinasi dengan Polsek Batujajar dan BPBD Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan satu tim rescue telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi sebelum operasi pencarian dimulai.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen. Operasi pencarian akan dilaksanakan bersama unsur SAR gabungan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” kata Ade dalam keterangannya dikutip, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, proses pencarian melibatkan peralatan SAR air, satu unit rescue car, perangkat komunikasi, serta alat pelindung diri untuk mendukung operasi di Waduk Saguling.

Ade juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko di kawasan perairan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan serta tidak melakukan tindakan yang berisiko,” ujarnya.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Polsek Batujajar, keluarga korban, dan warga setempat masih melakukan pencarian di lokasi korban diduga tenggelam.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.