Pemprov Jatim Gelar Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik 2021
Dari proses yang sudah dilakukan replikasi di berbagai daerah, lanjut Khofifah, diharapkan ada proses inovasi inovasi yang akan terus ditumbuhkembangkan. Ia berharap kehadiran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan tim akan menjadi bagian dari penguatan inovasi yang sudah di inisiasi dan akan terus bisa dilakukan capaian-capaian yang lebih signifikan lagi.
Sementara itu, Menpan RB Tjahjo Kumolo mengapresiasi atas berbagai inovasi yang dimiliki oleh Dinas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah Kabupaten Kota. “Kita saksikan Jawa Timur, Kota Pahlawan, Kota Budaya, Kota Industri, Kota ulama ini, ternyata mampu memberikan pelayanan yang terbaik, mampu memberikan inovasi-inovasi yang cepat, mampu untuk menjawab tantangan-tantangan,” ujarnya.
Tjahjo mengungkapkan kenapa pemerintah pusat dan pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, mampu memberikan perizinan dalam investasi secara internasional, nasional maupun domestik, semata-mata untuk pertumbuhan ekonomi.
“Di daerah yang meningkat dan akhirnya untuk pertumbuhan ekonomi secara nasional, ini yang kami lihat. Apalagi kemarin saya baca pernyataan Ibu Gubernur, tugas pemerintahan daerah, tugas aparatur sipil negara, melayani masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Tjahjo, pelayanan publik adalah sebagian dari pada sebuah proses untuk mewujudkan pertumbuhan, mewujudkan keadilan, mewujudkan percepatan, mewujudkan menggerakkan, dan mengorganisir masyarakat di Jawa Timur khususnya.
“Proses perjalanan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia sampai mewujudkan aparatur yang berinovasi, berakhlak, melayani bangsa itu, perlu sekali proses yang cukup panjang,” tuturnya.@redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!