IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Pemprov Jabar Dan 27 Pemda Diminta Segera Berkoordinasi Dengan Kemenkes Kaitan Program Jokowi

ED
Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:40 WIB
Bagikan
Pemprov Jabar Dan 27 Pemda Diminta Segera Berkoordinasi Dengan Kemenkes Kaitan Program Jokowi

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar, Haji Kusnadi menyebutkan, kebijakan Presiden Joko Widodo yang menggratiskan biaya perawatan pasien gagal ginjal akut anak patut diapresiasi dan didukung.

Menurutnya, langkah pemerintah lewat keputusan Presiden Jokowi sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat dan juga sangat memperhatikan kebutuhan dasar rakyat.

"Langkah presiden cepat dan konkrit saya sangat mengapresiasi dan program ini patut untuk didukung," katanya.

Oleh karena itu, semua lembaga terkait dengan aspek kesehatan segera bersinergi, baik Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit untuk mengimplementasikan kebijakan presiden tersebut.

"Termasuk Pemprov Jabar, dan Pemkab Pemkot yang ada di Jabar, harus segera bersinerg guna berkoordinasi agar imolementasinya bisa berjalan lancar," ungkap Haji Kusnadi.

Sekedar informasi, Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak mengalami kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak-anak, tercatat kasus gagal ginjal akut terjadi di tiga negara, yakni Indonesia, Gambia, dan Nigeria.

"Berdasarkan data pemerintah, kasus gangguan ginjal akut pada anak tahun 2022 ini paling banyak terjadi di Indonesia dengan total 118 kematian," ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah segera bertindak cepat guna mengatasi masalah kesehatan ini, salah satunya yakni dengan cara menarik seluruh obat-obatan yang diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.