Pemprov Jabar Dan 27 Pemda Diminta Segera Berkoordinasi Dengan Kemenkes Kaitan Program Jokowi
VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar, Haji Kusnadi menyebutkan, kebijakan Presiden Joko Widodo yang menggratiskan biaya perawatan pasien gagal ginjal akut anak patut diapresiasi dan didukung.
Menurutnya, langkah pemerintah lewat keputusan Presiden Jokowi sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat dan juga sangat memperhatikan kebutuhan dasar rakyat.
"Langkah presiden cepat dan konkrit saya sangat mengapresiasi dan program ini patut untuk didukung," katanya.
Oleh karena itu, semua lembaga terkait dengan aspek kesehatan segera bersinergi, baik Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit untuk mengimplementasikan kebijakan presiden tersebut.
"Termasuk Pemprov Jabar, dan Pemkab Pemkot yang ada di Jabar, harus segera bersinerg guna berkoordinasi agar imolementasinya bisa berjalan lancar," ungkap Haji Kusnadi.
Sekedar informasi, Indonesia menjadi salah satu negara yang banyak mengalami kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak-anak, tercatat kasus gagal ginjal akut terjadi di tiga negara, yakni Indonesia, Gambia, dan Nigeria.
"Berdasarkan data pemerintah, kasus gangguan ginjal akut pada anak tahun 2022 ini paling banyak terjadi di Indonesia dengan total 118 kematian," ujarnya.
Oleh karena itu, pemerintah segera bertindak cepat guna mengatasi masalah kesehatan ini, salah satunya yakni dengan cara menarik seluruh obat-obatan yang diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut.
"Saya kira akan lebih bagus lagi kalau diumumkan, diinformasikan, secara luas mengenai nama produknya," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!