Pemkab Pasuruan Maksimalkan Pengendalian Inflasi dengan GERTAM BABE di Desa Kawisrejo
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, menghimbau semua lapisan masyarakat untuk mendukung program ini. Menurutnya, desa bisa mengalokasikan minimal 20 persen Dana Desa untuk ketahanan pangan, sedangkan perusahaan dapat memberdayakan Kelompok Tani dengan memanfaatkan lahan tidur.
Sebagai penutup acara, Pj. Bupati Andriyanto bersama Camat Rejoso dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur melakukan penanaman simbolis di KWT Sido Makmur Lestari. Penanaman ini menjadi simbol komitmen Pemkab Pasuruan dalam upaya mengatasi inflasi daerah melalui inovasi pertanian.
@rizalkoswara
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!