Pemkab Garut Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

ED
Senin, 29 November 2021 | 16:27 WIB
Bagikan
Pemkab Garut Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir
VISI.NEWS | GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan meninjau daerah terdampak banjir bandang di Kecamatan Sukawening dan Kecamatan Karangtengah, Minggu (28/11/2021). Dalam kesempatan ini, Rudy Gunawan turut meninjau pelaksanaan pembersihan material pascabanjir bandang serta pemberian bantuan air bersih untuk warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sukawening. Rudy menuturkan, adanya pipa yang tergerus banjir bandang sehingga menyebabkan akses air bersih menjadi terputus. Pihaknya akan segera memperbaiki fasilitas yang rusak agar bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat. “Jadi kerugian yang terjadi adalah ada dua rumah yang hanyut dan rusak berat dua. Sedangkan sisanya hanya rusak ringan yang terkena lumpur saja. Yang banyak itu adalah sawah, ada 42 hektare sawah di Kecamatan Sukawening yang rusak berat dan tidak bisa lagi dipanen alias dalam kondisi puso,” kata Rudy, dilansir VISI.NEWS dari laman garutkab.go.id. Ia juga menerangkan, pihaknya akan memberikan bantuan berupa dana ganti rugi maksimal sebesar 50 juta rupiah untuk rumah yang rusak berat atau hilang dan bantuan dana sebesar 1 juta rupiah untuk rumah masyarakat yang tergenang oleh banjir. Sementara untuk lahan pertanian, pemerintah daerah akan memberikan bantuan dana sebesar kurang lebih 4-5 juta rupiah per hektare. “Yang hilang, yang tidak dapat dipergunakan (diberi bantuan) 50 juta sesuai dengan batas BNPB tapi dananya dari Pemda Garut, itu hanya satu (rumah) di Kecamatan Sukawening. Yang rusak berat itu tadi hanya satu, yang rusak berat itu nanti ada asesmennya,” lanjutnya. Sementara di tempat lain, Bupati Garut memberikan bantuan berupa tempat tidur untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Karangtengah, di mana warga yang tinggal di bantaran kali diungsikan sementara untuk tinggal di GOR yang sudah disiapkan untuk para pengungsi. “Jadi kami sekarang ini tidak mau ambil risiko, ya, saya selalu mengutamakan keselamatan jiwa. Kami meminta masyarakat yang di bantaran sungai segera mengungsi dulu,” kata Rudy saat diwawancarai live oleh News Anchor MetroTv saat meninjau daerah terdampak banjir di Kecamatan Karangtengah. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Garut saat ini memiliki ancaman bencana hidrometelorologi, yang sebelumnya sudah diperingatkan oleh Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BKMG), di mana terdapat curah hujan yang sangat tinggi. “Jadi kami sekarang ini melakukan langkah-langkah konkret di antaranya adalah mengantisipasi hal yang berhubungan dengan banjir susulan, yang kedua infrastruktur kami perbaiki,” ujarnya. Sementara itu, Nuraeni (30) salah seorang warga yang menerima bantuan menuturkan, banjir terjadi setelah hujan yang turun terus -menerus sehingga merendam rumah dan kendaraan di sekitar rumahnya. Ia juga menyampaikan saat ini warga telah menerima bantuan dari pemerintah daerah berupa sembako, alat tidur, makanan dan bantuan lainnya. “Saya mengucapkan terima kasih untuk bantuannya saya mewakili semuanya sangat membutuhkan ini dan bantuanya juga saya bilang cepat. Seperti sekarang makanan udah berjalan yah, (dan juga) tempat tidur, cuman yang belum tuh selimut pak. Ke depanya mudah mudahan udalah sampai disini mudah mudahan kejadian itu cukup kemarin saja, kita selamat yang penting kita semuanya pada selamat,” tandasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.