Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur Dialek Bojonegaran, Dorong Cinta Budaya Lokal

Desi Rossilawati
Jumat, 29 November 2024 | 13:01 WIB
Bagikan
Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Bertutur Dialek Bojonegaran, Dorong Cinta Budaya Lokal

VISI.NEWS | BOJONEGORO - Sebagai langkah memupuk rasa cinta kesenian dan budaya lokal pada generasi muda, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar lomba bertutur dengan kearifan lokal dialek Bojonegaran. Kegiatan diselenggarakan di Pendopo Malowopati, Kamis (28/11/2024).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bojonegoro Ninik Susmiati menyampaikan bahwa lomba bertutur adalah satu upaya pengembangan dan pelestarian budaya lokal Bojonegoro. Karena lomba berutur ini tidak hanya sekedar membaca dan menceritakan kembali, namun harus diaplikasikan dengan dialek Bojonegaran.

“Sungguh ikut berbangga karena masih ada generasi muda yang tanggap dengan kebudayaan Bojonegoro. Meski derasnya perkembangan teknologi yang luar biasa namun tidak meninggalkan budaya Bojonegoro,” ucapnya.

Lebih lanjut Ninik menjelaskan sebuah tantangan besar dalam melestarikan budaya leluhur di era pesatnya teknologi informasi. Menjawab tantangan itulah maka Pemkab Bojonegoro berusaha merumuskan pokok pikiran bagaimana memajukan kebudayaan di Bojonegoro selama lima tahun mendatang.

Ninik juga menambahkan, selain melestarikan budaya, lomba bertutur ini sebagai upaya meningkatkan kegemaran membaca. Karena tingkat kegemaran membaca di Bojonegoro masuk kategori sedang dengan nilai 61, 1 di tahun 2023.

“Jadi hal ini harus terus diupayakan memasyarakatkan gemar membaca,” jelasnya.

Ninik Susmiati berharap transformasi perpustakaan tidak hanya di lingkungan sekolah. Namun seluruh elemen masyarakat gemar untuk pergi ke perpustakaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Erik Firdaus menambahkan lomba bertutur dengan dialek Bojonegaran ini untuk meningkatkan keterampilan menyajikan cerita budaya lokal dan mengangkat cerita suatu wilayah yang mengandung nilai baik. Sebanyak 31 peserta yang ikut serta dan ada 10 peserta yang lolos seleksi tahap 2.

“Semoga para peserta dapat menampilkan yang terbaik dan terpilih menjadi juara,” imbuhnya.

Salah satu pemenang lomba, Alfarisk Purwanto dari SMP Negeri 1 Ngasem Kecamatan Ngasem mengaku sangat senang dan bangga bisa ikut serta dalam lomba bertutur dengan dialek Bojonegaran. Karena hal ini merupakan pengalaman pertamanya.

“Berawal dari hobi mendalang dan dukungan dari guru, saya mencoba untuk ikut lomba bertutur dan tidak disangka mendapat juara,” tuturnya.

Alfarisk juga berpesan kepada teman-teman dan para generasi muda agar jangan mudah menyerah dan tetap semangat untuk melestarikan budaya Bojonegoro. @redho

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.